Wakil Bupati Datangi Paguyuban Sedulur Gombong

Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH hadiri Koempoel Bareng Lansia Gaoel "Paguyuban Sedulur Gombong” di Aula Hotel dan Restaurant Grafika Gombong, Sabtu malam 5 Oktober 2019.

Bantuan keuangan Parpol sudah bisa dicairkan

Bantuan Keuangan Partai Politik (banpol) di Kabupaten Kebumen sudah dapat dicairkan. Kendati demikian hingga memasuki Bulan Oktober 2019 baru Partai Golkar yang sudah menerima bantuan tersebut. Padahal, berdasarkan hasil Pileg 2019 terdapat 9 partai di Kebumen yang berhak menerima banpol.

RSUD Dokter Soedirman Upayakan Zona Bersih dari Korupsi

Upaya Kebumen untuk betul-betul lepas dari momok bernama korupsi agaknya berjalan lamban dengan kecepatan yang rendah, Sebab sampai saat ini baru ada satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab yang mencanangkan pembangunan zona integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Satu-satunya OPD tersebut adalah RSUD Dokter Soedirman Kebumen.

914 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Percepatan PIP

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, membuka acara sosialisasi dan percepatan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2019 di Aula PLUT UMKM Kebumen, Kamis (10/10).

Bupati Pantau Langsung Tes Tertulis Balon Kades

Sebanyak 28 bakal calon kepala desa mengikuti seleksi tambahan berupa tes tertulis di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, Senin (14/10)

Selamat datang di Situs Berita Gombong Official .

BERITA GOMBONG OFFICIAL adalah Grup BERITA GOMBONG Reborn sebagai Media Informasi dan jendela melihat Kota Gombong dengan format baru Grup Publik,sehingga bisa di share seluruh isi Grup..

Ad ius munere soluta deterruisset, quot veri id vim, te vel bonorum ornatus persequeris. Maecenas ornare tortor. Donec sed tellus eget sapien fringilla nonummy. Mauris a ante. Suspendisse quam sem, consequat at, commodo vitae, feugiat in, nunc. Morbi imperdiet augue quis tellus.

Senin, 14 Maret 2016

Antusiasme Siswa SMK Ma’arif 2 Gombong ikuti Bedah SKL UN Bahasa Indonesia


www.saifudinmadugo.com (Gombong) – Persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) yang rencananya digelar pada bulan April mendatang tidak hanya dilakukan oleh para siswa tetapi juga para guru yang mengajarkan mata pelajaran yang diujikan. Salah satunya mengadakan bedah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) UN Mapel Bahasa Indonesia.

Kegiatan Bedah SKL Mapel UN Bahasa Indonesia tersebut dilakukan untuk menyiapkan peserta didik untuk menghadapi Ujian Nasional mendatang. Acara tersebut berlangsung pada hari Minggu (13/3/2016) bertempat di Aula SMK Ma’arif 2 Gombong. 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 pagi itu, berlangsung selama lebih kurang tiga setengah jam memang cukup banyak diminati siswa kelas XII SMK Ma’arif 2 Gombong. Adapun untuk pembahas materi bedah SKL tersebut adalah Guru Bahasa Indonesia SMK Ma’arif 2 Gombong, Deni Setyo Mirawanto, S.Pd.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan bedah SKL dan Kisi-kisi UN merupakan bentuk kepedulian guru dalam mempersiapkan siswa menghadapi UN secara bermartabat, dan kegiatan ini merupakan upaya seorang guru dalam meningkatkan profesionalisme. Beliau berharap agar kegiatan ini bisa menjadi media pembelajaran dalam rangka pengembangan mutu pendidikan di sekolah.

Adapun tujuan kegiatan Bedah SKL dan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun 2016 adalah untuk membedah Standar Kompetensi Kelulusan dan Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun 2016 khususnya Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Ujian Nasional dan memberi bekal kepada peserta didik dalam melihat lingkup SKL yang telah ditetapkan pemerintah. 

Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan Bedah SKL dan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun 2016 Mapel Bahasa Indonesia yang diprakarsai dan diselenggarakan oleh sebagian siswa dari kelas XII TKR 1 SMK Ma’arif 2 Gombong.

Panitia Rizal Aji Kuriawan, mengatakan bahwa awal cerita kegiatan tersebut atas kerja sama antara siswa dengan salah satu guru bahasa Indonesia yang selanjutnya membuat kegiatan bedah SKL khususnya SKL Bahasa Indonesia. Program bedah SKL ini merupakan program yang bertujuan untuk mempersiapakan diri lebih matang menghadapai UN bagi siswa dan untuk meningkatkan prestasi khusus Bahasa Indonesia.

Dia menyebutkan, banyak siswa yang merasa Pelajaran Bahasa Indonesia ini secara umum mudah, tapi untuk mencapai nilai maksimal cukup sulit. Hal ini berdasarkan fakta yang ada, hasil nilai try out masih menunjukkan belum maksimalnya kami dalam belajar materi bahasa Indonesia. “kami merasa tidak puas jika hanya memperoleh nilai 6 s.d. 7 apalagi nilai mati 5 kebawah, karena pada dasarnya pelajaran Bahasa Indonesia itu kan membahas bahasa bangsa kita sendiri, harusnya bisa lebih mudah dan nilaipun bisa lebih maksimal.” Tegas Rizal.

Dia menambahkan, “setelah dipikir-pikir belajar bahasa Indonesia banyak memuat materi yang bisa dijadikan salah satu indikator kesuksesan karir seseorang baik di dunia kerja (profesional) maupun dunia usaha, banyak orang mengatakan bahwa orang yang sukses atau berhasil adalah orang yang didukung oleh kemampuan berkomunikasi yang baik. Berangkat dari situlah, bahasa Indonesia tentunya mengambil peranan strategis, karena menjadi media komunikasi kita.” Imbuh Rizal.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Ma’arif 2 Gombong, Drs. Sartono ketika dijumpai saifudinmadugo.com, menyambut baik program bedah SKL ini. Beliau menilai kerja sama antara siswa dan Guru Mapel Bahasa Indonesia tersebut setidaknya bisa memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kelulusan para siswa nantinya.

Bedah SKL diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kelulusan kepada siswa. ”Kami selalu mendorong agar guru yang mengampu mata pelajaran UN bisa mempersiapkan diri agar nanti lulusan yang dihasilkan benar-benar berkompeten,” ujarnya.
Menurutnya, secara kuantitatif siswa SMK Ma’arif 2 Gombong sudah cukup baik dan mengalami perubahan yang baik yakni kelulusan mencapai 100 persen di tahun pelajaran 2014/2015 yang lalu, Namun kegiatan tersebut juga lebih bagus dalam persiapan dan yang perlu dikejar sekarang adalah kualitas kelulusan.

“Saya kira cukup bagus diadakan bedah SKL demi meningkatkan kualitas kelulusan para siswa nantinya di UN mendatang. Apalagi pemateri sangat antusias membantu siswa kami,” kata Sartono.

Beliau menambahkan, fokus utama dengan membedah mata pelajaran Bahasa Indonesia ini karena terhalang dengan capaian nilai UN bagi mata pelajaran ini. Karena itu dirinya memberikan apresiasi kepada Guru dan siswa yang sudah menyelenggarakan kegiatan bedah SKL untuk salah satu Mapel yang nanti diujikan.

Beliau juga mengharapkan, dengan kegiatan bedah SKL ini pembelajaran di sekolah semakin efektif dan bisa meningkatkan nilai UN khususnya Bahasa Indonesia di SMK Ma’arif 2 Gombong ”Tujuan kami sukses pada persiapan, proses, dan hasil,” pungkas Sartono. 

Setelah paparan oleh narasumber, selanjutnya dilaksanakan soal-soal kisi-kisipun dibahas oleh guru tersebut, dengan mengacu pada sejumlah indikator yang ditentukan Puspendik. (SaifudinMDG)
Supported  by :
sponsor____________________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Minggu, 13 Maret 2016

PC NU Kebumen Gelar Musyawarah Kerja


Saifudinmadugo.com (Kebumen) - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Halaman SMK Ma’arif 1 Kebumen, yang berlokasi di Jalan Kusuma nomor 75 Kebumen Minggu (13/3) siang.

Acara yang digelar rutin setiap tahun ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen K.H. Yazid Mahfudz, Sekda Kebumen H. Adi Pandoyo SH., MSi., Ketua Tanfidziyah PW NU Jawa Tengah Drs. H. Abu Hapsin Umar, MA, Ph.D, Ketua Tanfidziyah PC NU Kebumen K.H. Drs. Masykur Rozak M.Pd.I., Ketua PC LP Ma’arif NU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, segenap jajaran PCNU Kebumen serta perwakilan Pengurus NU tingkat kecamatan (MWC) yang berasal dari 26 MWC NU se-kebumen, seluruh badan otonom, lembaga dan lajnah yang berada di bawah naungan NU.

Kegiatan yang bertemakan Penguatan Gerakan Sosial Keagamaan ini, diawali dengan tahlil singkat yang dipimpin oleh KH. Habib Daldiri kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Subbanul Wathon.

Dalam sambutannya Ketua Tanfidziyah PC NU Kebumen Drs. K.H Masykur Rozaq, M.Pd.I mengatakan Kegiatan muskercab diadakan untuk mengevaluasi kerja-kerja pengurus cabang setahun sebelumnya yaitu tahun 2015 dan mengagendakan program kerja untuk setahun berikutnya yaitu tahun 2016.

Beliau berharap kedepan semua MWC NU se-Kabupaten Kebumen akan membuat Sekolah Dasar (SD) Unggulan Ma’arif Terpadu, sehingga kader NU bisa tercetak lebih dini di tingkat dasar. “…masalah ube rampe (syarat-syaratnya *red), serahkan saja kepada Ketua PC LP Ma’arif NU Kebumen Dr. Imam Satibi, pasti beres.” Ujar Masykur Rozaq.

Beliau juga menambahkan bahwa Gedung Perkuliahan Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen rencananya akan dibangun di batas kota Wonosari Kebumen diatas tanah seluas 190 Ubin, karena gedung yang sekarang dipandang kurang representatif, “…silahkan Gedung yang sekarang nantinya dipakai oleh SMK Ma’arif 1 Kebumen, kami akan bangun Gedung baru UMNU dengan empat lantai dan lebih kurang 30 kelas, supaya warga NU Kebumen lebih maju,” ujar Kyai asal bojongsari, Alian itu.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PW NU Jawa Tengah Drs. H. Abu Hapsin Umar, MA, Ph.D menyambut baik program yang disampaikan Ketua PC NU Kebumen, karena penguatan gerakan sosial keagamaan sudah menjadi kewajiban warga NU untuk senantiasa dipertahankan, “…semoga rancangan program benar-benar terwujud,” ujar Abu Hapsin.

Beliau menambahkan “Indonesia diberikan keberkahan kehidupan yang tenang, tidak seperti negara-negara di Timur Tengah, ini semua karena Nahdlatul Ulama, karena 42,8 % atau lebih kurang 90 juta warga negara RI berafiliasi idiologi NU, maka oleh karena itu, Nu mempunyai peran bandul sosial. Dengan fungsinya sebagai bandul NU telah mampu menjadikan bangsa Indonesia tenang tidak seperti negara-negara di Timur Tengah.” Terang Abu Hapsin.

Acara Muskercab PC NU Kebumen resmi dibuka pukul 11.15 oleh Wakil Bupati Kebumen K.H. Yazid Mahfudz sekaligus menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi terhadap warga NU di Kebumen yang telah memilih dirinya sehingga sekarang menjadi Wakil Bupati Kebumen.

“…jika kemarin NU telah membantu kami selama tiga bulan, maka Bupati dan Wakil Bupati Kebumen akan membantu NU khususnya di Kebumen selama lima tahun kedepan”, "kamipun memrogramkan safari Jum'at yang bertujuan untuk menampung aspirasi rakyat" terang Wakil Bupati yang akrab di panggil Gus Yazid itu.

Beliau berharap agar kedepan NU dan pemerintah dapat sinerji dalam kerja sama membantu Kebumen lebih maju utamanya di bidang sosial keagamaan, “semoga semua rancangan program nantinya terwujud," Imbuh Yazid.
Supported  by :
sponsor___________________________________________________


Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. 
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138  Email: saifudinmadugo@yahoo.comsponsor2

Sabtu, 12 Maret 2016

Jadi Guru, Bupati Kebumen Kompori Pelajar Jadi Wirausahawan

GOMBONG - Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad mendorong para pelajar tidak hanya bercita-cita bekerja menjadi pegawai profesional seperti dokter, guru, polisi dan PNS. Bupati yang berlatar belakang pengusaha tersebut mengompori para pelajar untuk bercita-cita sebagai seorang wirausahawan.

Hal itu disampaikan oleh Mohammad Yahya Fuad saat pencanangan program “Pejabat Mengajar” di SMA 1 Gombong, Jumat (11/3). Dalam kesempatan itu, Yahya Fuad yang juga alumnus Smansago, nama populer SMA 1 Gombong memberikan motivasi dan inspirasi kepada para pelajar.

“Kebumen saat ini menjadi juara 2 kabupaten paling miskin di Jawa Tengah. Dengan semakin banyak pengusaha, tentu semakin banyak lapangan kerja yang ciptakan, sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ujar Mohammad Yahya Fuad.

Selama menjadi guru dadakan, Yahya Fuad menceritakan kisah pendidikannya dimulai dari SD Selokerto, SMP 1 Gombong dan SMA 1 Kebumen hingga meneruskan di Fakultas Teknik Sipil ITB Bandung dan Fakultas Ekonomi Unpad Bandung.

Saat SD, Yahya Fuad mengaku lemah dalam pelajaran seni dan olahraga. Hal itu diperbaiki sehingga saat SMP dia bagus di dua mata pelajaran itu. Namun saat SMP, meski menjadi juara umum dia mengaku sulit untuk berbicara di depan umum.

Untuk itu saat masuk SMA dia belajar berorganisasi hingga menjadi ketua OSIS SMA 1 Gombong. “Kita harus mengtahui apa yang lemah di diri kita. Kita harus tahu apa yang kita tidak tahu,” imbuh Yahya Fuad.

Lebih lanjut, Yahya Fuad berpesan kepada para pelajar agar pandai dalam memilih teman. Jika memilih teman yang baik, maka suatu saat nanti teman itu akan membantu baik dalam karir maupun usaha. Namun jika memilih teman yang salah, teman itu akan mengganggu karir termasuk dalam usaha.

“Untuk menjadi pandai tidak harus menjadi kutu buku. Waktu bermain ya main, dan saat belajar ya belajar. Jangan sampai ingin pinter namun menghambat sosialisasi dengan teman-teman,” imbuhnya menyebutkan waktu favorit belajar usai shalat subuh.

Yahya Fuad menyampaikan program pejabat mengajar tersebut, selain para pejabat yang akan mengajar, juga akan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat seperti kiai, atlet, pengusaha, profesional. Nantinya mereka akan berbagi pengalaman dan menginspirasi para pelajar untuk lebih sukses. “Harapannya para pelajar akan terinspirasi dan termotivasi,” ujarnya. (Supriyanto/ suaramerdeka.com)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 

Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Tour De Java, SBY Singgah di Kebumen

KEBUMEN (kebumenekspsres.com)- Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) singgah di kabupaten Kebumen dalam acara Tour De Java, Jumat (11/3/2016). Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang didampingi istri Ani Yudhoyono dan anak Edhie Baskoro (Ibas) itu mengawali dengansholat Jumat berjamaah di Masjid Ainunniyah Kecamatan Rowokele.

Turut serta Bupati Kebumen Ir Mohammad Yahya Fuad SE dan wakil Bupati KH Yazid Mahfudz serta para pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen.

Usai sholat Jumat, rombongan SBY melakukan tatap muka di Rumah Makan Mang Engking Putra Rowokele. Tampak pula Jenderal Purn Pramono Edhie Wibowo, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dr Ferry Firmawan dan Yoyok Sukawi serta Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah Sukawi Sutarip serta anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Kebumen. 

Kehadiran SBY juga mendapat pengamanan ketat dari Paspampres. Tampak pula Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH dan Dandim 0709/Kebumen Letkol Czi Priyo Sambodo.
 
Dalam acara tatap muka yang diisi makan siang bersama itu, SBY mengulas khutbah Jumat yang disampaikan khotib Joko Waluyo SPdI dari KUA Rowokele dengan tema kerukunan umat beragama. "Sebagai orang yang pernah memimpin negara ini selama sepuluh tahun, saya meminta kepada para ulama agar meningkatkan kemajuan dan persaudaraan," kata SBY.

Dikatakannya, umat Islam harus selalu ingat dalam menjalin hubungan baik dengan sang khalik (hablumminallah) dan dengan sesama manusia (habluminannas). Untuk itu perlu diperjuangkan bersama dengan memohon kepada Allah SWT. Termasuk membangkitkan kesadaran baru dalam memelihara alam semesta. Mengingat selama sudah banyak terjadi kerusakan di bumi ini. SBY pun menekankan agar manusia tidak egois, serakah dan rakus. Sehingga masa depan bumi ini dapat dinikmati hingga ke anak cucu.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Kebumen Joko Budi Sulistyanto SH mengatakan, kehadiran SBY di Kebumen itu dalam rangka Tour de Java untuk jumpa rakyat dan kader. SBY berharap semua kader Demokrat harus peka dan mampu memberi solusi dengan setiap persoalan yang ada di Kebumen. "Kita tahu SBY dan Partai Demokrat selalu dekat dengan rakyat dan mendengar aspirasi masyarakat. 

Namun selain kedekatan kita juga harus dapat memberi solusi kepada masyarakat terkait persoalan yang sedang mereka hadapi," katanya sembari menambahkan, Tour de Java itu sebelumnya dari Banyumas dan setelah singgah di Kebumen kemudian akan dilanjutkan ke Purworejo.

Bupati Ir Mohammad Yahya Fuad SE bersyukur dan terima kasih atas kedatangan SBY di Kebumen. Dalam kesempatan itu Fuad juga menyampaikan tentang kondisi Kebumen yang masuk deretan kabupaten/kota termiskin nomor dua Se-Jawa Tengah. "Kami mohon doa dan dukungannya dalam menanggulangi kemiskinan di Kebumen. Saat ini Kebumen masih menjadi juara dua termiskin se Jawa Tengah" imbuhnya.

Sementara itu, Rektor IAINU Kebumen Dr Imam Satibi SAg MPdI dalam perbincangan itu menyampaikan mimpi Kebumen agar tidak tertinggal dari daerah lain. Hal itu  tidak cukup ditangani oleh seorang bupati. Namun harus melibatkan berbagai unsur masyarakat, diantaranya Muhammadiyah dan NU, di mana dua organisasi sosial keagamaan tersebut diilustrasikan bersatu dengan adanya duet Fuad-Yazid.(mam)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 

Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Rabu, 09 Maret 2016

SMK Ma’arif 2 Gombong Gelar Shalat Gerhana

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Bertepatan hari libur nasional, Ratusan siswa SMK Ma’arif 2 Gombong Kabupaten Kebumen selenggarakan kegiatan shalat gerhana matahari di halaman sekolah setempat, Rabu (9/3/2016).

Momentum gerhana matahari total merupakan momen yang tepat untuk mengajak umat Islam khususnya siswa siswi SMK Ma’arif 2 Gombong untuk mengingat kebesaran Allah SWT karena kondisi bangsa saat ini tengah dilanda berbagai bencana, maraknya korupsi, hingga ketegangan yang terjadi antar umat beragama.

Pelaksanaan shalat gerhana di sekolah merupakan inisiatif pihak sekolah karena SMK Ma’arif 2 Gombong ingin mendekatkan siswanya dengan aqidah dan kembali mengingat kebesaran Allah SWT. Jika dahulu ketika terjadi gerhana matahari masyarakat melakukan tradisi dengan menabuh lesung ataupun kentongan dengan maksud terhindar dari marabahaya. Maka saat ini dengan fenomena tersebut pihak sekolah memberikan edukasi sesuai dengan tuntutan syariat agama Islam.

Sebelum pelaksanaan shalat gerhana dimulai, pada apel pagi Selasa (8/3) atau sehari sebelumnya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom, menerangkan tata cara shalat gerhana. Beliau menyampaikan ada tiga cara dalam melaksanakannya. Pertama, seperti shalat sunnah biasa yaitu dua raka’at. Kedua, dengan dua kali rukuk dan i’tidal setiap raka’atnya begitu juga dengan raka’at kedua tapi dengan bacaan yang agak panjang. Cara ketiga adalah sama seperti cara kedua tapi bacaan suratnya setara dengan setengah surat al baqarah begitu juga dengan rukuknya yang lama.

“Penentuan waktu dan jam terjadinya gerhana matahari total didasarkan pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan untuk wilayah Jateng dan DIY yaitu pukul 7.15 disaat matahari mulia tertutup bulan, sehingga ratusan siswa dengan guru-guru dan karyawan sekolah melaksanakan shalat gerhana berjamaah,” tuturnya.

Menurut beliau, melaksanakan shalat gerhana hukumnya sunnah muakad dan hal tersebut juga menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk mengakui dan mengenalkan keagungan juga kebesaran Allah SWT.

Selain meneguhkan iman bagi siswa dan civitas sekolah, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk dari implementasi pendidikan berkarakter yang dicanangkan oleh sekolah berbasis pondok pesantren dan rintisan sekolah rujukan kemendiknas tersebut.

Dalam pelaksanaan shalat gerhana tersebut, Ustadz Fauzi Mahmud bertindak sebagai Imam shalat, dengan bacaan surat yang cukup panjang yaitu surat al baqarah dan An Naba. Setelah itu dilanjutkan dengan khutbah bertemakan gerhana matahari yang disampaikan oleh Ustadz Arif Rochman, M.Pd.I.

Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan perlunya kita merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah yaitu qauliyah dan kauniyah. Termasuk salah satunya adalah gerhana matahari total ini, karena semua ciptaan yang ada, tunduk dan patuh kepada Allah Swt atas  perintah, termasuk matahari, bulan dan bumi.

Menurut Ustadz Arif,  penting bagi umat Islam untuk memahami peristiwa gerhana sebagai fenomena alam yang dapat dijadikan momentum meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Gerhana matahari dan gerhana bulan pada dasarnya  peristiwa alam biasa yang dapat dihitung kapan terjadinya dengan ilmu hisab/falak. Gerhana tidak terkait dengan peristiwa kematian atau kelahiran seseorang,” terangnya.

Beliau mengatakan peristiwa ini semestinya dimanfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Itu adalah suatu tanda dari banyak tanda kebesaran-Nya dan betapa manusia sangat kecil dan lemah di hadapan-Nya.

“….shalat gerhana secara berjamaah, dzikir dan membaca kalimat thayyibah pada hari ini merupakan salah satu wujud pendekatan diri kepada Allah SWT. Sekaligus mengambil hikmah dengan mengamati dan mempelajari fenomena peristiwa gerhana matahari yang terjadi bagi orang-orang yang berakal,” papar Ustadz alumni Pasca Sarjana UNSIQ Wonosobo itu.

Sementara itu Waka Kesiswaan SMK Ma’arif 2 Gombong, Dra. Robingatun mengatakan kegiatan shalat gerhana berjamaah tersebut mendapat sambutan positif dari siswa-siswi SMK Ma’arif 2 Gombong, bahkan banyak siswa yang belajar tentang cara melaksanakan shalat gerhana.

Guru yang mengampu mata pelajaran PAI itu, memberikan bimbingan langsung kepada siswa yang belum mengetahui cara shalat gerhana dan mereka sangat antusias sekali, “…karena belum tentu kejadian fenomena alam ini akan mereka jumpai kembali. Fenomena alam yang terjadi beberapa puluh tahun sekali ini terkahir kali terjadi di Indonesia tahun 1983”. imbuhnya.

 Pihak sekolah, lanjut dia, juga mengajak kepada warga sekitar sekolah bahwa SMK Ma’arif 2 Gombong akan menggelar shalat gerhana matahari total dan masyarakat dipersilakan mengikuti shalat gerhana di sekolahnya.

Kegiatan berakhir lebih kurang pukul 08:30 Wib dengan musofakhah atau bersalam-salaman yang menunjukkan semakin mempererat ukhuwah islamiyah diantara siswa, guru, karyawan dan seluruh keluarga besar SMK Ma’arif 2 Gombong. (SaifudinMDG)

Supported  by :
sponsor____________________________________________________________

Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 

Email: saifudinmadugo@yahoo.com

sponsor2