Wakil Bupati Datangi Paguyuban Sedulur Gombong

Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH hadiri Koempoel Bareng Lansia Gaoel "Paguyuban Sedulur Gombong” di Aula Hotel dan Restaurant Grafika Gombong, Sabtu malam 5 Oktober 2019.

Bantuan keuangan Parpol sudah bisa dicairkan

Bantuan Keuangan Partai Politik (banpol) di Kabupaten Kebumen sudah dapat dicairkan. Kendati demikian hingga memasuki Bulan Oktober 2019 baru Partai Golkar yang sudah menerima bantuan tersebut. Padahal, berdasarkan hasil Pileg 2019 terdapat 9 partai di Kebumen yang berhak menerima banpol.

RSUD Dokter Soedirman Upayakan Zona Bersih dari Korupsi

Upaya Kebumen untuk betul-betul lepas dari momok bernama korupsi agaknya berjalan lamban dengan kecepatan yang rendah, Sebab sampai saat ini baru ada satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab yang mencanangkan pembangunan zona integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Satu-satunya OPD tersebut adalah RSUD Dokter Soedirman Kebumen.

914 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Percepatan PIP

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, membuka acara sosialisasi dan percepatan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2019 di Aula PLUT UMKM Kebumen, Kamis (10/10).

Bupati Pantau Langsung Tes Tertulis Balon Kades

Sebanyak 28 bakal calon kepala desa mengikuti seleksi tambahan berupa tes tertulis di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, Senin (14/10)

Selamat datang di Situs Berita Gombong Official .

BERITA GOMBONG OFFICIAL adalah Grup BERITA GOMBONG Reborn sebagai Media Informasi dan jendela melihat Kota Gombong dengan format baru Grup Publik,sehingga bisa di share seluruh isi Grup..

Ad ius munere soluta deterruisset, quot veri id vim, te vel bonorum ornatus persequeris. Maecenas ornare tortor. Donec sed tellus eget sapien fringilla nonummy. Mauris a ante. Suspendisse quam sem, consequat at, commodo vitae, feugiat in, nunc. Morbi imperdiet augue quis tellus.

Minggu, 29 Mei 2016

Jelang Ramadhan, FORKAM Gelar Pawai Sepeda Gembira

Gombong (saifudinmadugo.com) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H, Forum Komunikasi Antar Masjid se Gombong Raya (FORKAM) Bekerjasama dengan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Al Amin Gombong menggelar pawai sepeda gembira. Kegiatan yang meriah itu diikuti sekitar 700 peserta, Minggu (29/5).

Acara yang bertajuk "Semarak Kegiatan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriyah, Kita Jadikan Momentum Ramadhan Untuk Menuntun Pribadi Yang Berakhlakul Karimah" itu, berlangsung mulai pukul 07.00 Wib dengan mengambil start dan finish di Masjid Al Mutaqin Gombong.

Para peserta sangat antusias mengikuti pawai sepeda gembura dengan rute sekitar 25 KM tersebut. Iringan sepeda hias dengan panjang lebih dari 300 meter itu, juga mendapatkan pengamanan penuh dari pihak Polsek Gombong.

Berbagai macam asesoris dan kendaraan hias dengan bentuk dan desain ornamen Islami, turut menyemarakkan Pawai tersebut. Sepanjang jalan yang dilintasi oleh para peserta, panitia iring-iringan selalu menghimbau menekankan kepada masyarakat tentang pentingnya melaksanakan kewajiban Puasa Ramadhan dan hikmah yang terkandung didalamnya.

Dalam sambutannya Direktur BMT Al-Amin Gombong Mundir Hasan, S.Pd. mengatakan, ucapan terima kasihnya atas partisipasi peserta dalam memeriahkan pawai sepeda gembira yang rutin digelar setiap menyambut bulan Ramadhan. Kegiatan pawai ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan amaliyah Ramadhan 1437 H.

Dalam kesempatan itu, Mundir Hasan mengajak seluruh umat Islam, untuk menyambut bulan Ramadhan dengan rasa syukur dan penuh kegembiraan. Karena di bulan yang penuh rahmat itu, merupakan kesempatan yang diberikan Allah untuk semakin mendekatkan diri kepadanya.

Dijelaskannya, agenda yang dilaksanakannya itu, berkat kerjasama antara BMT Al Amin Gombong dengan Forum Komunikasi Antar Masjid se Gombong Raya (FORKAM) yang baru saja terbentuk pada tanggal 24 Mei 2016 lalu. "Tujuan digelarnya pawai sepeda gembira ini, untuk meningkatkan silaturrahim dan ukhuwah Islam sesama umat Muslim, serta menyebarkan syiar Islam di kalangan umat," tuturnya yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Antar Masjid se Gombong Raya (FORKAM).

"Saya berharap, umat Islam bisa mengambil hikmah dari momentum bulan Ramadhan untuk memperbaiki dan mempertebal kadar keimanannya dengan cara memperbanyak ibadah, meningkatkan amalan-amalan sunnah dan melaksanakan semua yang diwajibkan." Imbuh Mundir. (SaifudinMDG)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Jumat, 27 Mei 2016

Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan Masyarakat, Disnakertransos Kebumen Gelar Pelatihan Memasak

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Dalam rangka mewujudkan peningkatan ekonomi dan peningkatan jiwa kewirausahaan masyarakat sekaligus menambah wawasan dan keterampilan, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Kebumen bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong menggelar pelatihan memasak yang diselenggarakan di Aula Balai Desa Kedungpuji selama 5 hari yang dimulai sejak Rabu (25/5) kemarin.

Peserta pelatihan memasak tersebut adalah ibu-ibu sebanyak 20 orang yang terdiri dari 16 orang dari desa Kedungpuji dan 4 orang lainnya dari desa Wero Kecamatan Gombong.

Kepala Desa Kedungpuji Yuliono Irmawan, A.Md. ketika dijumpai saifudinmadugo.com mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan memasak tersebut bertujuan untuk membekali keterampilan memasak yang lebih profesional sehingga dapat menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan bagi para ibu-ibu.

Kades Yuli menambahkan, kegiatan tersebut juga untuk memberdayakan masyarakat khususnya kaum ibu-ibu, “setelah pelatihan ini para peserta diharapkan dapat mengembangkan ilmunya untuk usaha dalam rangka meningkatkan ekonomi keluarga,” harap Yuli.

Sementara itu, pembimbing pelatihan memasak Wahyuni didampingi rekannya Septiyoningsih yang merupakan mitra Disnakertransos ketika ditanya saifudinmadugo.com di lokasi tempat pelatihan, Jumat (27/5) siang, Wahyuni mengatakan bahwa pelatihan memasak tersebut merupakan program dari Disnakertransos Kebumen APBD 2016 yang bertujuan untuk melatih dan meningkatkan jiwa kewirausahaan tenaga kerja yang siap pakai.

Di pelatihan ini, lanjut Wahyuni, materi yang diajarkan kepada peserta adalah membuat kripik singkong, saos tomat, bumbu tabur, kripik sale dan onde-onde ketawa. Teknik dalam pelatihan memasak tersebut, menurutnya sebelum dilakukan praktik memasak peserta yang sebagian besar para ibu-ibu, diberi pelajaran teori. Setelah diberi pemahaman teori sekitar 2 jam pihaknya bersama peserta kemudian melakukan praktik. Setiap hari latihan dilaksanakan dari pukul 08.00 hingga pukul 14.00.

“Dengan adanya pelatihan memasak berbagai aneka bagi kaum wanita itu, paling tidak Pemerintah Kabupaten Kebumen sudah memberikan bekal keterampilan memasak bagi kaum wanita khususnya di desa Kedungpuji, dengan demikian jika kaum wanita memiliki keterampilan masak-memasak, akan dapat mengurangi pengeluaran anggaran rumah tangganya, suami pun akan senang dengan masakan istri sendiri.” terang Wahyuni yang pernah menjadi pegawai di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Gombong.

Program tersebut direspon baik oleh para peserta, para ibu yang telah mengikuti keterampilan memasak nantinya dapat usaha jualan berbagai aneka masakan, sehingga bila usahanya berhasil otomatis dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga mereka. Beberapa peserta yang ditanya saifudinmadugo.com mengatakan merasa senang mengikuti pelatihan memasak tersebut, mereka berharap ada kelanjutan untuk diadakan pelatihan lagi. (SaifudinMDG)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

BMT Al-Amin Gombong Fasilitasi Terbentuknya Forum Komunikasi Antar Masjid

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Untuk mewujudkan ukhuwah di antara takmir masjid dan media untuk saling belajar, menggalang kerja sama untuk menyelesaikan problem umat di kota Gombong dan sekitarnya, maka perlunya dibentuk Forum Komunikasi Antar Masjid. Dengan dibentuknya Forum Komunikasi Antar Masjid, maka sudah ada wadah yang dapat menampung aspirasi berbagai masalah, tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh para pengurus masjid.
Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Al Amin Gombong bekerja sama dengan takmir masjid se Gombong dan sekitarnya membentuk Forum Komunikasi Antar Masjid (Forkam) Gombong Raya yang dilaksanakan di Aula Kantor BMT Al Amin Gombong jalan Dewi Sartika, Kauman Gombong, Selasa (24/5). Dalam pembentukan Forkam tersebut, terpilih Mundir Hasan, S.Pd. sebagai Ketua, adapun sekretaris adalah Ilham Cahyadi, dan bendahara adalah Mohammad Hidayat.
Adapun dinamakan Forum Komunikasi Antar Masjid (Forkam) Gombong Raya tersebut, karena anggotanya tidak hanya dari kecamatan Gombong, namun ada beberapa anggota yang berasal dari kecamatan Sempor dan Kecamatan Kuwarasan.
Dalam sambutan ketua Forkam terpilih, Mundir Hasan, S.Pd. menyampaikan, tujuan dari terbentuknya Forum Komunikasi Antar Masjid (Forkam) Gombong Raya adalah untuk mewujudkan ukhuwah di antara takmir masjid dan media untuk saling belajar, menggalang kerja sama untuk menyelesaikan problem umat.
Lebih lanjut Mundhir mengatakan, “Kita ingin berkontribusi terhadap kondisi masjid-masjid yang sampai saat ini masih belum makmur dengan jamaahnya. Karena siapa lagi yang memakmurkan dan memikirkan masjid, kalau bukan kita”.
Sementara itu, salah satu anggota Forkam dari Masjid Nurul Falaah desa Kedungpuji, Bambang Purwanto, S.Ag. menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak BMT Al-Amin yang telah berinisiatif mengajak semua takmir masjid untuk membentuk forum takmir di Gombong.
“Dengan adanya Forum Komunikasi Antar Masjid (Forkam) Gombong Raya tersebut semoga menjadi wadah untuk membahas semua tantangan dakwah di kota Gombong pada khususnya dan tantangan dakwah lainnya seperti nativisme dan sekularisme,” imbuh Bambang
Adapun agenda-agenda dalam Forum Komunikasi Antar Masjid (Forkam) Gombong Raya tersebut nantinya akan dilakukan rapat kordinasi, namun agenda yang lebih dekat untuk menjelang Ramadhan Tahun 1437 H adalah kegiatan tarhib Ramadhan berupa sepeda santai dengan target peserta 640 orang yang akan dilaksanakan pada hari Minggu (29/5) mendatang. (SaifudinMDG)
Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Jelang Ramadhan, Pemdes Kedungpuji kumpulkan para Dai

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Para dai/daiyah yang berada di desa Kedungpuji Kecamatan Gombong mendapat undangan dari Pemerintahan Desa Kedungpuji guna membahas kegiatan bulan ramadhan 1437 H tahun 2016. Kegiatan yang dilakukan sebagai upaya untuk mempersiapkan dan mengisi kegiatan di bulan Suci Ramadhan itu, berlangsung di Ruang Pertemuan Balai Desa Kedungpuji, Senin (23/5).
Kegiatan tersebut sudah diadakan rutin setiap tahunnya, seperti yang disampaikan Kepala Desa Kedungpuji, Yuliono Irmawan, A.Md. dalam rapat tersebut, “ini merupakan agenda rutin yang sampai saat ini dijalankan, agenda yang sangat baik bertujuan untuk peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita dan seluruh warga desa kedungpuji khususnya,” ungkap Kades Yuli.
Yuli menambahkan, bahwa dengan dilakukannya rapat koordinasi antara pemdes dengan dai/daiyah di desa Kedungpuji tersebut dapat terjalin silahturahmi dan kerjasama yang lebih baik, sehingga kegiatan keagamaan di desa Kedungpuji dapat berjalan sesuai harapan.
Pihaknya juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam beribadah, terutama pada malam hari ketika meninggalkan rumah saat pergi untuk beribadah ke masjid atau mushola, rumah harus dipastikan keadaan aman.
Lebih lanjut Yuli berharap, para dai setidaknya punya wadah untuk pengelolaan kegiatan yang sifatnya keagamaan di desa ini sehingga perlu dibentuk forum dai se Kedungpuji. “….jauh-jauh hari kami mengundang Bapak/Ibu sekalian untuk bersama-sama merencanakan dan merumuskan kegiatan keagamaan untuk mengisi kegiatan bulan ramadhan tahun ini, dengan harapan pemahaman ke-Islaman masyarakat desa Kedungpuji meningkat, dan kami siap memfasilitasinya,” Imbuh Kades Yuli.
Adapun kegiatan yang digarap dalam rapat tersebut diantaranya jadwal pengisian kuliah ba’da subuh setiap pagi selama Bulan Ramadhan di masjid dan mushola se Kedungpuji. Tidak hanya itu, kajian remaja juga dijadikan target pemdes dalam rapat kordinasi tersebut, dengan harapan remaja harus lebih aktif dalam mengkaji ilmu agama agar hidupnya lebih bermakna sesuai ajaran agama Islam.
Salah satu peserta rapat Drs. Muhadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemdes yang telah mengadakan pertemuan seperti itu, “semoga kegiatan kuliah subuh dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat oleh pihak pemdes,” harap Muhadi.
Sementara pendapat dari H. Safi’i Sumardjo dalam menyikapi petugas atau dai/daiyah yang kurang aktif dalam menjalankan tugas mulia tersebut, beliau memberikan motivasi kepada peserta rapat. “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” papar H. Safi’i mengutip QS. Muhammad ayat 7.
Tidak hanya kegiatan ramadhan saja, dalam rapat tersebut juga merencakan akan ada kegiatan di luar bulan ramadhan yang sifatnya edukatif dan religius. Kegiatan tersebut sasarannya adalah remaja dan pada pelaksanaan nantinya akan dibiayani dan difasilitasi oleh pemdes, semua itu sudah di musyawarahkan sebelumnya dalam Musrembangdes April lalu. (SaifudinMDG)
Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Jumat, 20 Mei 2016

Jelang PPDB, Pihak Sekolah Gelar Mujahadah

Saifudinmadugo.com (Gombong) - SMK Ma’arif 2 Gombong Kabupaten Kebumen menggelar acara mujahadah atau doa bersama menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2016/2017. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan karyawan serta komite sekolah yang berlangsung di aula sekolah setempat, Jum’at (20/5). 

Dalam sambutan Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong yang diwakili oleh Waka Hub.Ind. Drs. H. Sakiran menyampaikan, bahwa tujuan diadakannya kegiatan Mujahadah itu adalah sebagai upaya ikhtiar lahir dan bathin agar dimudahkan segala urusan oleh Allah SWT.

Tidak hanya itu, lanjut H. Sakiran, bahwa kegiatan mujahadah ini juga bertujuan lebih kearah metode untuk mendapatkan peserta didik yang diterima lebih baik dan peserta didik yang lulus dari SMK Ma’arif 2 Gombong nantinya bisa mempunyai akhlak yang mulia.

"Karena Islam menganjurkan tiga hal ketika kita memiliki sebuah keinginan yakni harus berusaha, berdoa dan bertawakal. Dengan mujahadah ini diharapkan memberikan kekuatan dan keyakinan kita agar mendapatkan yang terbaik menurut Allah SWT," katanya. 

"Ayo bareng-bareng mengupayakan agar PPDB kali ini sebagai harapan kita bersama agar mendapatkan kemenangan," imbuh H. Sakiran.

Sama halnya dengan Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong Kyai Fathul Hilal menyampaikan, bahwa kegiatan semacam ini sangat bagus diadakan namun yang lebih penting lagi bagaimana kegiatan tersebut mempunyai orientasi jangka panjang dalam pelayanan prima terhadap masyarakat khususnya pelayanan kepada peserta didik.

Kyai Hilal menambahkan, amanah yang diberikan Allah kepada kita dengan banyaknya peserta didik harus dijalankan dengan baik dan bertujuan dalam ranah ibadah lillah. Kepastian Allah tidak bisa ditolak kecuali dengan usaha yang terus-menerus. “Untuk itu permohonan menjadi sebuah dasar keberhasilan dengan berbagai media seperti mujahadah kali ini.” terang Kyai Hilal.

“Mari dalam kesempatan yang mulia ini, kita mengerahkan seluruh kemampuan dan memanjatkan doa dengan penuh keikhlasan untuk mencapai apa yang kita harapkan, semoga ini menjadi inspirasi kita bersama.” Imbuh Kyai Hilal

Sementara itu, Ketua Panitia Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2016/2017 Dra. Robingatun, ketika dijumpai Saifudinmadugo.com mengatakan, Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru Juli mendatang, SMK Ma’arif 2 Gombong secara resmi akan membuka pendaftaraan peserta didik baru tahun pelajaran 2016/2017 yang dimulai minggu ke 2 Bulan Juni 2016.

Menurutnya, Tahun ini, SMK Ma’arif 2 Gombong akan menerima calon peserta didik baru sejumlah 640 orang siswa, dengan perincian Jurusan Teknik Elektro 120 siswa, Jurusan Teknik Kendaraan Ringan  400 siswa, dan Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara 120 siswa.

Pendaftaran nantinya dapat dilakukan setiap hari pada jam kerja mulai pukul 08.00 s.d. 14.00 WIB. Menanggapi hal tersebut diatas, Pihaknya telah melalukan berbagai persiapan selain mengadakan promosi dengan presentasi ke SMP/MTs sederajat, pemasangan info di Media Web dan Jejaring Sosial, pemasangan spanduk, baliho, pamplet/leafet, menggelar event turnamen bola volli juga menggelar Mujahadah. “ini semua kami lakukan dengan tujuan upaya bathin yang tidak bisa dipisahkan dengan upaya lahir agar hajat penerimaan peserta didik baru tahun 2016/2017 memperoleh hasil maksimal.” harap Robingatun.

Mereka dengan kusyu’ dan ikhlas mengikuti mujahadah untuk memohon kepada Allah SWT agar semua hajat SMK Ma’arif 2 Gombong dapat terkabul. Tidak hanya itu mereka juga berharap kegiatan Mujadah kali ini benar-benar mendapatkan ilmu yang bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat, serta menjadi amal yang sholeh. (SaifudinMDG)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Peringatan Harkitnas Penegasan Kembali Komitmen NKRI

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Kebangkitan nasional merupakan masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi modern yang sebelumnya tidak muncul pada masa penjajahan.

Demikian halnya dengan warga SMK Ma’arif 2 Gombing. Dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 tahun 2016 pihaknya menyelenggarakan upacara bendera yang berlangsung di halaman setempat, Jum’at (20/05)

Upacara yang bertema “Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter” itu, bertindak sebagai pembina dalam upacara tersebut yaitu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Drs. Sartono.

Dalam sambutannya, Beliau membacakan amanat Upacara dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia antara lain, salah satu inspirasi yang bisa diserap dari berdirinya Boedi Oetomo sebagai sebuah organisasi modern pada tahun 1908 adalah munculnya sumber daya manusia Indonesia yang terdidik, memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan, dan memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Dengan tampilnya sumber daya manusia yang unggul inilah semangat kebangkitan nasional dimulai.

“Komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini penting saya tegaskan kembali pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 ini, mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan kebutuhan NKRI tidak selangkah pun surut. Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme, misalnya, mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya,” ungkap Sartono ketika membacakan amanat Menkominfo.

“Oleh sebab itu, dengan tema diatas kita ingin menunjukkan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter,” lanjut Menkominfo.

“Semoga dalam memperingati hari Kebangkitan Nasional ke-108 tahun 2016 ini, kinerja kita semakin baik dan semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Teriring salam, doa penuh harapan kiranya kita semua senantiasa diberikan kemampuan untuk mempertahankan NKRI ini sampai kapan pun, demi kejayaan bangsa Indonesia.” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pengumuman dan pembagian hadiah, karena memang pada hari sebelumnya, rabu-kamis (18/5 -19/5) kemarin, SMK Ma’arif 2 Gombong menyelenggarakan lomba antar kelas atau classmeeting. (SaifudinMDG)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Rabu, 18 Mei 2016

Meriahkan HUT Sekolah, SMK Ma’arif 2 Gombong Gelar Lomba antar Kelas

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun SMK Ma’arif 2 Gombong yang ke 22, pihak sekolah menggelar lomba-lomba antar kelas atau yang sering disebut Class Meeting yang dilaksanakan di berbagai tempat, salah satunya di Gedung Olahraga Bintang Sport Center (BSC) Gombong untuk lomba futsalnya. Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa dari 19 kelas, Rabu-kamis (18-19/5).
Lomba yang dimulai pada Rabu (18/5) itu, bersamaan dengan pelaksanaan turnamen bola voli antar smp/MTs se Kabupaten Kebumen yang dilaksanakan di halaman SMK Ma’arif 2 Gombong.
Adapun lomba yang diadakan yaitu lomba akademik dan non akademik. Untuk lomba akademik meliputi Lomba Pidato Bahasa Indonesia, Lomba Pidato Bahasa Jawa, Matematika, Kimia, Fisika dan Tik. Sementara untuk non akademik meliputi Qiroah, bola voli, bulu tangkis, tenis meja dan futsal.
Setiap kelas dibimbing oleh wali kelas masing-masing sebelum melakukan perlombaan karena wali kelas juga bertanggungjawab terhadap kelancaran kegiatan class meeting yang diadakan oleh pihak sekolah.
Selama kegiatan berlangsung semangat dari masing-masing kelas sangat antusias dalam mengirimkan delegasi perwakilan dari kelasnya untuk mengikuti setiap perlombaan. OSIS sebagai panitia dalam kegiatan tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan baik, itu juga tidak lepas dari antusias siswa-siswi yang mendukung penuh atas kegiatan tersebut.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Dra. Robingatun mengatakan, lomba antar kelas merupakan kegiatan rutin tahunan dari program kerja kesiswaan dan tahun ini dilaksanakan bersamaan dengan HUT sekolah yang ke-22 sekaligus mengisi waktu luang bagi siswa, karena pada hari tersebut sedang ada pelaksanaan turnamen bola voli antar smp/MTs se Kabupaten Kebumen.
Robingatun menambahkan, kegiatan tersebut dapat membantu menggali dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh siswa, sehingga para siswa yang merasa memiliki bakat atau ingin menemukan bakatnya bisa melalui kegiatan class meeting tersebut. “Mudah-mudahan lomba antar kelas ini bermanfaat bagi siswa  terutama mereka yang menekuni bakatnya, kami akan selalu mendukung dan mengikut sertakan siswa yang berbakat dalam setiap cabang lomba yang diadakan diluar sekolah sekalipun, seperti POPDA, o2sn, Porsema & OSNU,” terang Robingatun.
“Adapun pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah nantinya akan diumumkan pada hari Jum’at (20/5) mendatang, setelah selesai pelaksanaan upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional.” Pungkas Robingatun.
Menjunjung Sportifitas
Aktivitas belajar selama ini jangan sampai terlalu membebani siswa dan mereka perlu penyegaran, dengan cara mengadakan class meeting inilah agar siswa dapat menemukan kreativitas mereka yang lain. Tidak hanya itu class meeting juga bertujuan agar siswa bisa mengenal arti penting pertandingan, serta mereka juga diajarkan untuk menjunjung tinggi Sportifitas.
Sama halnya Tegar Pranoto (17) peserta lomba Pidato Bahasa Indonesia dari kelas XI TKR 3. Dia berpendapat, Class Meeting itu adalah pertandingan yang mempertemukan antar kelas, dimana mereka bertanding membawa nama kelas dan perwakilan kelas masing-masing. “saya sangat senang bisa mewakili kelas saya untuk lomba pidato bahasa Indonesia, semoga saya tidak mengecewakan teman-teman, bangga dech pokoknya” ucap Tegar.
Peserta lain di cabang lomba TIK, Dilla Alellia (16) dari kelas X TPTU 2 berpendapat, bahwa class meeting itu bertujuan untuk menyatukan kreativitas siswa dibidang lain selain kegiatan belajar mengajar, serta kegiatan class meeting juga untuk mempererat rasa persaudaraan serta silaturrahim antar siswa di sekolah.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami para siswa sangat menikmati karena kami dapat menyalurkan bakat-bakat kami. Jadi, apapun kegiatan class meeting yang ada di sekolah itu bertujuan baik dan yang paling penting selalu menjunjung sportifitas dalam bertanding.” Terang Dilla sembari tersenyum (SaifudinMDG)
Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Cari Atlet Berbakat, SMK Ma’arif 2 Gombong Gelar Turnamen Bola Voli

Saifudinmadugo.com (Gombong) – sebanyak 18 tim putra/putri SMP/MTs Sederajat di Kabupaten Kebumen mengikuti ajang Turnamen Bola Voli yang diselenggarakan oleh SMK Ma’arif 2 Gombong. Acara yang digelar tiap tahunnya itu, bertujuan untuk mencari bibit atlet Voli berbakat di Kabupaten Kebumen.
Turnamen yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wib itu, dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan (PC LP) Ma’arif NU Kabupaten Kebumen yang diwakili oleh Sekretaris Drs. K.H. Masykur Salim didampingi Ketua Komite Kyai Fathul Hilal dalam sebuah Upacara Pembukaan yang dilaksanakan di Lapangan Voli SMK Ma’arif 2 Gombong, Rabu pagi (18/5).
Drs. K.H Masykur Salim dalam sambutannya, mengatakan, bahwa Kabupaten Kebumen tentunya menyimpan dan memiliki generasi muda yang sangat potensial yang mampu memajukan dunia olahraga khususnya bola voli. Untuk itu memandang perlu untuk memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan diri, sekaligus sebagai bentuk kepedulian SMK Ma’arif 2 Gombong dalam membina generasi muda yang potensial.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Masykur Salim juga mengingatkan baik kepada seluruh peserta, wasit hingga ofisial agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dan fair play dalam setiap kesempatan. “Menang kalah bukanlah faktor utama, namun melalui ajang ini diharapkan peserta dapat menunjukkan semua kemampuan yang dimiliki, tetap semangat, pantang menyerah dan laksanakan dengan penuh sportifitas, Jadilah insan-insan olah raga yang berkarakter jujur, sportif dan membanggakan”, Imbuh Masykur Salim.
Sementara itu, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom ketika dijumpai Saifudinmadugo.com  disela-sela kegiatan berlangsung mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan oleh SMK Ma’arif 2 Gombong yang bertujuan untuk mencari bibit atlet bola voli yang berbakat di turnamen tersebut dan untuk melakukan pembinaan secara terus-menerus atlet bola voli. Selain itu kegiatan tersebut juga untuk ajang silaturrahim antar guru-guru olahraga SMP/MTs dan para kontingen yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ngadino menambahkan, “Pelaksanaan kegiatan ini juga mengenalkan lokasi dan sarana prasarana sekolah dalam rangka menyukseskan kegiatan PPDB Tahun Pelajaran 2016/2017 agar SMK Ma’arif 2 Gombong lebih di kenal oleh SMP/MTs se-Kabupaten Kebumen khususnya,” katanya.
18 tim putra/putri SMP/MTs Sederajat yang mengikuti turnamen bola voli itu diantaranya, SMP Negeri 2 Ayah, SMP Negeri 1 Kuwarasan, SMP PGRI Puring, SMP Negeri 1 Gombong, SMP Negeri 2 Adimulyo, MTs Negeri Kaleng, SMP Negeri 1 Adimulyo, SMP Negeri 1 Puring, SMP Negeri 1 Sempor dan SMP Negeri 2 Karanggayam.
Mereka telah siap dalam laga turnamen bola voli yang merebutkan berbagai hadiah mulai piala tetap dan piala bergilir, tropi, uang pembinaan, dan bea siswa bagi tim yang menjadi juara 1, 2, 3 dan juara harapan 1.
Tim Putra/Putri SMP Negeri 2 Ayah Jadi Sang Juara
Setelah seharian berlaga dalam sebuah pertandingan yang sangat alot itu, akhirnya perolehan juara dalam gelaran laga Turnamen Bola Voli 2016 tersebut dimenangkan oleh tim putra dan putri dari SMP Negeri 2 Ayah.
Praktis, Piala dan berbagai hadiah berhak dibawa pulang ke SMP Negeri 2 Ayah, dimana timnya berhasil meraih juara 1, baik dari tim putra maupun tim putri sekaligus ada yang menjadi pemain terbaik putra dan putri.
Dwi Yulianawati (14) pemain terbaik putri ketika dijumpai Saifudinmadugo.com sesaat setelah berhasil meraih Juara I menyampaikan, bahwa pertandingan final ini terasa sangat mendebarkan, karena berlangsung sangat ketat dan terjadi cemesan panjang beberapa kali. “dibawah terik panas matahari teman-teman cukup antusias dan alhamdulillah akhirnya kami menang juga”. Cetus Yuliana.
Sementara itu, pemain terbaik putra Yudi Prasetyo (16) menambahkan, bahwa dirinya merasa sangat senang dan bangga timnya dapat meraih juara I apalagi ditambah menjadi pemain terbaik putra, karena mereka datang dengan semangat tinggi apalagi jarak yang begitu jauh dari Kecamatan Ayah ke lokasi turnamen.
“…. kami memang rutin berlatih seminggu 2 kali, dan untuk persiapan menghadapi turnamen di SMK Madu Go ini, kami memang berlatih lebih keras bersama Coach  kami setiap hari dengan porsi latihan yang lebih ekstra seperti shit Up dan push Up yang masing-masing 200 kali, serta lari selama 1 jam, dan alhamdulillah akhirnya perjuangan kami membuahkan hasil.”, Ungkap Yudi sembari memperlihatkan Piala yang dipegangnya. (SaifudinMDG)
Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Selasa, 17 Mei 2016

Jelang Ramadhan, BMT Al Amin Gombong Gelar Workshop Manajemen Masjid

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Sebanyak 46 peserta mengikuti Workshop Manajemen Masjid yang diselenggarakan oleh Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Al Amin Gombong di Aula Bapelkes Jateng Kecamatan Gombong, Minggu (15/5). Peserta tersebut merupakan Takmir Masjid di Kecamatan Gombong dan sekitarnya.

Berdasarkan pantauan saifudinmadugo.com, acara yang bertajuk “Bersama-sama mewujudkan Masjid Idaman” itu, terdiri dari dua sesi materi dan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan motivator Manajemen Masjid yakni Pengurus Takmir Masjid Jogokariyan dari Yogyakarta Wahyu Sutejo selaku pembicara.

Dalam sambutannya, Direktur BMT Al Amin Gombong Mundir Hasan, S.Pd. menyampaikan, dalam rangka untuk melestarikan dan mengembangkan masjid menjadi masjid yang idaman, kiranya diperlukan pemikiran dan gagasan inovatif dan sekaligus kemauan semua pihak, terutama pengelola masjid itu sendiri.

Mundir Hasan menambahkan bahwa aktivitas kemasjidan tidak mesti harus membahas urusan ibadah saja, tetapi juga memikirkan urusan sosial kemasyarakatan dan lainnya, juga harus dilakukan di masjid. Tentunya sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau jamaahnya.

“Pengurus masjid juga harus mengubah pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat. Kalau bisa, jangan datang ke rumah jama’ah untuk minta sumbangan, tetapi justru sebaliknya, misalnya bagi jamaah yang rajin shalat berjamaah akan mendapat hadiah, sehingga masjid akan memberikan daya tarik bagi masyarakat di sekitarnya” terang Direktur BMT Al Amin Gombong Mundir Hasan, S.Pd. Hal ini yang menjadi tujuan utama kenapa Pengelolaan Manajemen Masjid itu sangat perlu diadakan.

"Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menuaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." imbuh Mundir Hasan mengutip QS. at-Taubah:18.

Sementara itu, Pengurus Tamir Masjid Jogokariyan Wahyu Sutejo selaku pembicara menjelaskan pentingnya pengelolaan manajemen masjid untuk syiar keagamaan dan kemanfaatan jamaahnya. Beberapa materi yang dibahas dalam kegiatan ini, yakni terkait urgensi (peranan masjid), fungsi masjid, program unggulan, adab dan akhlaq pengurus masjid, problematika (tantangan dan hambatan) serta pengelolaan keuangan masjid.

Ustadz Tejo meminta para peserta untuk menyampaikan sejumlah masalah, tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh para pengurus masjid yang hadir. Banyak sekali pertanyaan yang disampaikan para peserta, terlihat ketika sesi pertanyaan dimulai banyak yang mengajungkan jari untuk menyampaikan permasalahan- permasalahan yang dihadapi para pengurus masjid itu.

Beberapa masalah yang muncul dalam pertanyaan, antara lain, terkait hal-hal khilafiyah (perbedaan pendapat) dalam praktek ibadah di masjid, kesadaran untuk shalat wajib lima waktu berjama’ah di masjid yang masih minim, pengelolaan masjid yang inovatif untuk menarik minat jamaah, hingga tempat masjid yang tidak kondusif. Permasalahan lainnya yakni terkait sibuk dan pasifnya sebagian pengurus dan jama’ah masjid karena alasan pekerjaan dan keluarga.

Ustadz Tejo juga memberikan kiat-kiat untuk menanggulangi permasalahan masjid yang dihadapi, yakni pengurus masjid harus menanamkan rasa toleransi atas berbagai perbedaan (khilafiah) cabang (furu’iyah) yang ada diantara pengurus dan jama’ah masjid. “Akhlaqnya pengurus masjid akan terlihat oleh jamaahnya, maka sikap bijaksana pengurus masjid ini yang harus diutamakan di kesehariannya dalam melayani jamaah dan warga di sekitar masjid, dengan demikian orang lain akan senang melihatnya dan meniru bahkan bisa menjadi contoh atau tauladan bagi jamaahnya.” pungkas Ustadz Tejo.

Pada akhir acara, panitia pelaksana menyampaikan akan ada tindak lanjut dari pertemuan workshop manajemen masjid tersebut yaitu terbentuknya Forum Komunikasi Takmir Masjid (FKTM) Kecamatan Gombong dan sekitarnya, dan pertemuan akan dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan tahun ini.  (SaifudinMDG)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Ratusan Pelajar ikuti Pelatihan menulis

Saifudinmadugo.com (Sempor) – Sebanyak 117 peserta mengikuti pelatihan menulis yang dilaksanakan oleh Pokja Penyuluh Agama KUA Kecamatan Sempor di Masjid Ummu Hafshah Sempor, Sabtu (14/5). Peserta tersebut merupakan siswa SMA/MA/SMK/SMP/MTs di Kecamatan Sempor dan Gombong.

Kegiatan yang bertajuk “Menulis Kreatif itu Asyik” itu, menghadirkan dua motivator yakni Ketua Umum Komunitas Penulis Krearif (KPKers) Indonesia, Adrie Noor dengan nama lengkap Adrie Mesapati, S..Si. dari Bandung dan Pengurus Pusat Komunitas Penulis Krearif (KPKers) Indonesia bidang Pembinaan Fiksi, dan Penulis Buku “50 Misteri Dunia” menurut Al-Qur’an dari Bandung Arnie Sanibe dengan nama lengkap Hj. Enung Suwarni Sanibe, S.E.

Ketua Panitia Pelatihan Menulis H.M. Joko Purnomo dalam sambutannya menyampaikan, budaya ilmu adalah wasilah terbentuknya peradaban utama, di dalamnya tercakup kebiasaan membaca dan menulis. Fakta yang ada ternyata demikian rendah antusiasme masyarakat dalam hal membaca apalagi menulis.

“Untuk itu maka pelatihan menulis kreatif bisa dijadikan alternatif jawaban terhadap persoalan tersebut. Semoga kegiatan tersebut bisa membekali dan menginspirasi para pemula penulis dan memberikan pengetahuan ilmu menulis serta pentingnya pemanfaatan menulis dengan baik dan benar,” terang Joko.

“Selain itu juga supaya mereka bisa lebih giat lagi menulis serta menghidupkan mading yang ada di sekolah mereka, terutama agar para siswa bisa mengembangkan bakat dan karya tulis menulis mereka. Dan agar mading yang ada, bisa terus dihidupkan dengan tulisan-tulisan mereka juga,” ungkap Joko.

Joko berharap, pelatihan ini bisa digelar secara berkelanjutan guna memicu semangat para remaja / siswa dalam mengembangkan karya menulis. Selain itu juga, kata dia, kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada ratusan siswa tersebut untuk mengembangkan bakatnya dalam bidang membuat karya tulis di sekolahnya.

“Kami berharap nara sumber bisa berkelanjutan untuk terus menyalurkan ilmu menulisnya kepada para peserta tersebut, sehingga para siswa yang hadir memiliki bekal ilmu menulis yang baik,” Pungkas Joko.

Senada dengan Penyuluh Agama KUA Kecamatan Sempor Bambang Purwanto, S.Ag. ketika dijumpai saifudinmadugo.com disela-sela acara menyampaikan, setelah para peserta itu mengikuti pelatihan penulis diharapakan siswa-siswi tersebut mampu mencerna dan mengimplemantasikan hasil dari yang telah mereka dapatkan tentang pelatihan menulis.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, semoga mading sekolah akan semakin lebih baik, berwarna dan siswa-siswi yang telah mengikuti bisa mencerna hingga bisa mengimplementasikannya dengan terus berkarya dalam ilmu menulis, dan yang paling penting nantinya ada tindak lanjut dari acara ini dengan membuat Komunitas Penulis Kreatif Kabupaten Kebumen,” harap Bambang.

Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Penulis Krearif (KPKers) Indonesia, Adrie Noor menjelaskan, dirinya akan terus berupaya menjadi sahabat para pelajar yang bersungguh-sungguh untuk mengembangkan kemampuan di bidang tulis menulis. Selain itu, menurutnya, juga akan terus mengampanyekan minat menulis di seminar dan group FBnya.

“Kami akan terus melakukan kampanye minat menulis dengan baik dikalangan remaja, khususnya pelajar. Jangan sampai ilmu yang telah didapatkan dari kegiatan ini hanya untuk dirinya sendiri,” tandasnya.

Arnie Sanib dalam kesempatan itu memaparkan, tips-tips untuk menjadi penulis yaitu banyak membaca dan terus berlatih menulis, tulislah apa yang terlintas dalam pikiran, lupakan dulu EYD/EBI, alokasikan waktu untuk menulis setiap hari, alokasikan waktu untuk membaca minimal 2 jam setiap hari, miliki daya imajinasi dan kuasai bahasa yang kreatif, mengikuti Pelatihan atau Workshop Menulis.

Arnie menambahkan mulailah menulis apa yang terpikirkan, terlihat, terdengar, dan terbaca dari lingkungan sekitar atau sikap/perilaku orang lain. Selalu membawa catatan untuk merekam ide, kapanpun ide itu muncul, menulis dengan keikhlasan dan ketulusan.

Dia mengatakan, mengingat pentingnya keterampilan menulis itulah, kita berkomitmen untuk mendampingi para generasi muda, khususnya para pelajar, memberikan satu ilmu yang memiliki peranan besar di era globalisasi tersebut. “Pelatihan pada pagi ini, misalnya, adalah bagian dari upaya melatih adik-adik pelajar, agar tidak ada kesenjangan dalam dunia menulis,” paparnya.

Termotivasi Menulis
Mengikuti Pelatihan Menulis itu, ratusan peserta yang hadir, pun mengaku sangat termotivasi untuk mempelajari bidang penulisan. Juli Lestari (17), misalnya, siswa SMA PGRI Gombong ini, mengaku tertarik dengan pelatihan kepenulisan yang dikemas secara gayeng itu.

‘’Kegiatan ini sangat menarik dan mampu memberikan wawasan yang cukup banyak tentang dunia penulisan,’’ ungkapnya penuh semangat.

Dia pun berkomitmen berlatih dengan giat dan sungguh-sungguh, agar bisa menghasilkan karya-karya yang terbaik. “mengikuti pelatihan menulis ini, saya jadi tergugah untuk mendalami teknis menulis yang insya Allah saya akan selalu unggah di blog saya, www.julilestari.blogspot.co.id ,’’ tuturnya sambil mengenalkan blognya.
Jihan Nida Zhafira, siswa SMP IT Logaritma Karanganyar, mengutarakan hal senada. Remaja yang aktif dalam menulis cerpen di sekolahnya, mengaku mendapatkan tambahan pengalaman dan wawasan di bidang menulis.

‘’Saya sangat senang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan menulis ini. Semoga ke depan pelatihan seperti ini bisa digelar lagi,’’ harap gadis kelahiran Kebumen, 3 Mei 2002, yang gemar menulis cerpen sejak di bangku Sekolah Dasar (SD). (SaifudinMGD)

Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2

Peduli kemanusiaan, siswa-siswi ikuti donor darah PMI

Saifudinmadugo.com (Gombong) – Dalam rangka memperingati HUT SMK Ma’arif 2 Gombong yang ke 22, pihak sekolah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kebumen menggelar sebuah acara amal donor darah. Acara Donor Darah ini diselenggarakan di Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong Senin (9/5) siang.
 
Pembina PMR SMK Ma’arif 2 Gombong Deni Setyo Mirawanto, S.Pd. ketika dijumpai Saifudinmadugo.com mengatakan, salah satu jenis agenda kegiatan sosial yang rutin dilakukan tiga bulan sekali adalah donor darah dan memang kegiatan donor darah kali ini bertepatan dengan HUT SMK Ma’arif 2 Gombong. Katanya, kegiatan yang satu ini bertujuan untuk membantu kelancaran supply darah PMI Cabang Kebumen agar mudah diperoleh saat seseorang membutuhkannya.
 
Deni menambahkan, meski tujuan utamanya adalah untuk memastikan persediaan darah di PMI cabang Kebumen terpenuhi, ternyata kegiatan donor darah ini juga menguntungkan bagi mereka, para pendonor, yang menyumbangkan darahnya. “Jika seseorang mendonorkan darahnya maka secara otomatis darah mereka (pendonor) akan digantikan dengan darah yang baru dari sel trombosit (darah merah), sehingga tubuh akan menjadi lebih segar dan fresh. Manfaat ini semakin nyata jika seseorang melakukan donor darah secara rutin dan dengan prosedural yang benar”.
 
Lanjut Deni, Pendonor juga akan mendapat laporan secara tertutup apabila diketengarai darahnya terindikasi penyakit hepatitis A,B,C, sipilis, liver dan HIV, sehingga apabila pendonor mendapatkan laporan lebih dini tersebut akan cepat segera diobati lebih lanjut.
 
“semoga siswa SMK Ma’arif 2 Gombong lebih mengenal dengan PMI utamanya pada fungsi dan peran PMI di masyarakat kita, karena program ini melatih siswa dalam kegiatan sosial kemanusiaan, sehingga kegiatan tersebut sangat banyak manfaatnya”, imbuh Deni.
 
Sementara petugas dari PMI Kabupaten Kebumen dr. Gilar Riski Aji Pradana didampingi Pratikno dan Nurwahidah mengatakan, bahwa donor darah adalah kegiatan seseorang yang memberikan darahnya secara sukarela untuk maksud dan tujuan transfusi darah bagi orang lain yang membutuhkan. Semua orang dapat menjadi pendonor darah jika memenuhi persyaratan yang berlaku.
 
Gilar menambahkan bahwa syarat yang harus ada untuk donor darah adalah sehat jasmani dan rohani, usia 17 sampai dengan 65 tahun, berat badan minimal 45 kg, tekanan darah untuk sistolik 100 – 140mmHg, untuk diastolik 60 – 90mmHg, denyut nadi 60-100 kali/menit (reguler), kadar hemoglobin 12,5g, dan bebas obat minimal 1 minggu.
 
Respon yang datang dari berbagai pihak sangat baik, mulai dari dewan guru, karyawan bahkan siswa SMK Ma’arif 2 Gombong yang sudah berusia 17 tahun. Hal ini terbukti dengan antrian panjang para pendonor. Acara yang dimulai pukul 10.00 dan berakhir pukul 14.00 itu berhasil mengumpulkan cukup banyak kantong darah.
 
Kantong darah yang terkumpul didasarkan dari seleksi kondisi kesehatan para peserta yang mendaftar dan juga dibatasi oleh umur calon pendonor yang harus berumur 17 tahun ke atas. Tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi siswa SMK Ma’arif 2 Gombong yang saat ini sedang melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) hanya kelas X dan kelas XI saja, karena kebetulan hari sabtu kemarin (7/5) kelas XII sudah dikembalikan kepada pihak orang tua/wali murid, sehingga jumlah calon pendonor kurang maksimal. Karena lebih dari 60 % umur siswa kelas X dan XI masih dibawah 17 tahun atau belum cukup syarat untuk menjadi pendonor.
 
Namun demikian tidak mengurangi antusias, minat dan kesadaran warga SMK Ma’arif 2 Gombong untuk membantu sesama, salah satu penyebabnya adalah publikasi pra acara sangat digalakkan sejak beberapa hari sebelumnya. Bahkan pada saat acara berlangsung masih tetap dilakukan publikasi dengan cara pengumuman ke kelas-kelas. Ternyata cara itu cukup berhasil menarik minat warga SMK Ma’arif 2 Gombong karena tidak hanya siswa tetapi juga guru dan karyawan ikut berpartisipasi menyumbangkan darahnya.
 
Acara ini berjalan cukup lancar. Pendonor yang telah selesai mendonorkan darahnya sebelum pergi diberikan minuman kemasan, vitamin, dan mie instant oleh PMI, seperti yang disampaikan oleh salah satu peserta pendonor, Sahal Alifdio Faturrahman (17) dari kelas X TPTU mengatakan sangat senang bisa ikut serta kegiatan donor darah.
 
“...baru pertama ini saya mendonorkan darahku di sekolah karena memang syarat umurnya 17 tahun, rasanya merinding dan grogi ketika disuntik, semoga darah yang saya donorkan dapat bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya” ungkap Sahal sambil tersenyum. (SaifudinMDG/DarmadiMTF)
 
Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
sponsor2