Wakil Bupati Datangi Paguyuban Sedulur Gombong

Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH hadiri Koempoel Bareng Lansia Gaoel "Paguyuban Sedulur Gombong” di Aula Hotel dan Restaurant Grafika Gombong, Sabtu malam 5 Oktober 2019.

Bantuan keuangan Parpol sudah bisa dicairkan

Bantuan Keuangan Partai Politik (banpol) di Kabupaten Kebumen sudah dapat dicairkan. Kendati demikian hingga memasuki Bulan Oktober 2019 baru Partai Golkar yang sudah menerima bantuan tersebut. Padahal, berdasarkan hasil Pileg 2019 terdapat 9 partai di Kebumen yang berhak menerima banpol.

RSUD Dokter Soedirman Upayakan Zona Bersih dari Korupsi

Upaya Kebumen untuk betul-betul lepas dari momok bernama korupsi agaknya berjalan lamban dengan kecepatan yang rendah, Sebab sampai saat ini baru ada satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab yang mencanangkan pembangunan zona integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Satu-satunya OPD tersebut adalah RSUD Dokter Soedirman Kebumen.

914 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Percepatan PIP

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, membuka acara sosialisasi dan percepatan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2019 di Aula PLUT UMKM Kebumen, Kamis (10/10).

Bupati Pantau Langsung Tes Tertulis Balon Kades

Sebanyak 28 bakal calon kepala desa mengikuti seleksi tambahan berupa tes tertulis di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, Senin (14/10)

Selamat datang di Situs Berita Gombong Official .

BERITA GOMBONG OFFICIAL adalah Grup BERITA GOMBONG Reborn sebagai Media Informasi dan jendela melihat Kota Gombong dengan format baru Grup Publik,sehingga bisa di share seluruh isi Grup..

Ad ius munere soluta deterruisset, quot veri id vim, te vel bonorum ornatus persequeris. Maecenas ornare tortor. Donec sed tellus eget sapien fringilla nonummy. Mauris a ante. Suspendisse quam sem, consequat at, commodo vitae, feugiat in, nunc. Morbi imperdiet augue quis tellus.

Minggu, 16 Juli 2017

Asyiknya!!!! Back To School




Pada hari Senin besok tepatnya tanggal 17 Juli 2017 besok, serempak siswa, guru, karyawan dan akademisi di tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA kembali mulai beraktivitas dalam Kegiatan Belajar Mengajar masuk sekolah kembali Tahun Pelajaran 2017/2018 setelah libur panjang istirahat di rumah masing-masing.
Ini tentunya membuat semua kalangan (Siswa, Guru, Karyawan dan Akademisi) menjadi hal penting yang harus disiapkan kembali, mulai dari pakaian seragam, kendaraan, alat tulis, bahkan bekal karena mungkin ada sekolah yang kegiatan belajar mengajarnya seharian penuh (full day school).
Masuk hari pertama terkadang membuat kita gugup dalam menghadapi sesuatu. Apalagi yang baru saja masuk ke jenjang yang lebih tinggi (hari besok adalah kegiatan Pengenalan Lingkugan Sekolah Bagi Siswa Baru yang dulu dikenal dengan Masa Orientasi Siswa). Hal ini bisa membuat kita lupa sesuatu atau malah tidak siap dalam menjalani kembali aktivitas seperti sebelumnya. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, saifudinmadugo.com mau bagi-bagi tips untuk kalian semua. Tipsnya bukan hanya untuk kalian yang akan masuk sekolah setelah liburan, tapi juga untuk kalian yang kembali masuk kerja setelah libur panjang moment lebaran.
Persiapan malam terakhir liburan:
  1. Siapkan seragam sesuai jadwal (atau pakaian untuk kamu yang mulai kerja) yang akan dipakai besok pagi. Jangan lupa disetrika yang rapi supaya kamu tetap percaya diri (ini penting),
  2. Siapkan buku pelajaran (modul, LKS atau alat tulis) sesuai jadwal pelajaran (jangan sampai ketika pelajaran dimulai kalian tidak membawa buku pelajaran di hari itu),
  3. Berdo’a sebelum tidur dan jangan tidur terlalu larut malam agar bisa istirahat dengan cukup dan besok tidak mengantuk di sekolah / tempat kerja.
  4. Periksa kembali alat transportasi bagi kalian yang berangkat menggunakan sepeda atau sepeda motor seperti bensin, ban, helm dan lain sebagainya, jangan lupa pakai helm dan bawa SIM dan STNK (penting)
Persiapan hari pertama masuk sekolah
  1. Bangun tidur pagi-pagi (Shalat subuh dan berdo’a agar Allah SWT senantiasa memberikan kepada kita kekuatan dan keberkahan dalam hidup)
  2. Pergunakan seragam selengkapnya atau pakaian sesuai dengan peraturan/jadwal hari itu, karena setiap sekolah/tempat kerja memiliki aturan yang berbeda mengenai pakaian yang boleh dipakai ke sekolah atau tempat kerja masing-masing.
  3. Periksa kembali alat tulis yang akan dibawa.
  4. Sarapan terlebih dahulu sebelum pergi ke sekolah/tempat kerja karena sarapan bisa membuatmu lebih bertenaga dan semangat seharian. (Apabila yang berhajat puasa sunnah senin-kamis maka usahakan  untuk “makan Saur” terlebih dahulu karena banyak barokah di waktu Saur itu).
  5. Pamit kepada kedua orang tua pada saat akan berangkat ke sekolah/tempat kerja (karena Ridho Allah tergantung kepada ridho kedua orang tua).
Hari pertama di sekolah / tempat kerja
  1. Apabila kelas sudah dibagi, carilah ruang kelasmu setelah tiba di sekolah, sehingga kamu bisa segera masuk ke kelasmu, apabila ada pengumuman agar seluruh siswa masuk ke kelas masing-masing.
  2. Ucapkan salam, kemudian tanya kabar (say halo) dengan teman-teman yang mungkin tiga minggu bahkan lebih (liburan) tidak bertemu.
  3. Berjabat tanganlah (bagi yang makhrom) dengan guru, karyawan dan teman dengan baik, ajaklah teman-teman ngobrol yang baik, berbincang positif dengan teman akan membuatmu lebih cepat dikenal oleh mereka dan membuat kalian lebih dekat dengan mereka (teman). Dekat dengan teman sering kali membawa banyak keuntungan loh.
  4. Ikuti petunjuk apapun yang akan diberikan oleh pihak sekolah/tempat kerja, baik perintah untuk berkumpul di halaman atau masuk ke kelas masing-masing.
  5. Nikmati hari pertama sekolah/tempat kerjamu dengan riang gembira dan penuh kepercayaan diri. Ingatlah bahwa di sekolah/tempat kerja itu kamu akan menuntut ilmu (*yang sekolah) sebagai bekal masa depanmu.
Ingat : Menuntut ilmu adalah hal yang paling wajib yang dilakukan manusia untuk memperluas wawasan sehingga derajat kitapun dapat terangkat. Menuntut ilmu juga merupakan ibadah sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW bahwa “menuntut ilmu diwajibkan atas orang Islam laki-laki dan perempuan”.
Dalam Q.S. Al-Mujadalah ayat 11, Allah SWT juga berfirman, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.
Nah bagaimana tips-tips di atas? Semoga membantu kamu semua dalam menjalani kegiatan belajar di sekolah. Semoga bermanfaat. Sukses selalu… Keep Spirit !
Penulis : Saifudin Madu Go
Supported  by :
sponsor_____________________________________________________
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami.
Layanan Liputan dan Iklan di Website kami : 081327736138 Email: saifudinmadugo@yahoo.com
Kalau Bermanfaat bantu SHARE ya...Share on Facebook66Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Selasa, 04 Juli 2017

Jalin Ukhuwah Islamiyah, RISMA Nurul Falaah Gelar Halal Bihalal

GOMBONG (NurfalNews) – Suasana berbeda nampak terlihat di Masjid Nurul Falaah Kedungpuji sore itu. Hal ini dikarenakan Remaja Islam Masjid (RISMA) Nurul Falaah tengah menggelar halal bihalal dan silaturrahim keluarga besar Masjid Nurul Falaah Kedungpuji pasca melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1438 H. Bertempat di masjid setempat, jalan balai desa Kedungpuji Rt. 05 Rw. 02 Kedungpuji Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen Selasa, (27/6), acara ini berjalan dengan penuh kekeluargaan.
Masih dalam nuansa bulan syawal, acara yang digelar untuk mempererat jalinan ukhuwah Islamiyyah antara Takmir Masjid, Risma, Alumni Risma dan Jamaah Masjid Nurul Falaah itu, sekaligus menjadi ajang silaturrahim dan saling bertukar pengalaman dari Alumni Risma Nurul Falaah dari Angkatan tahun 1994 s.d. 2017. “Semoga acara ini dapat memberikan kontribusi dan banyak manfaat demi kemajuan Masjid Nurul Falaah dan tegaknya dinul Islam khususnya di desa Kedungpuji,” kata Budiyono, S.Pd. saat memberikan sambutan panitia.
Dengan mengusung tema “Budaya Ilmu dan Kemuliaan Umat Islam”, Hikmah halal bihalal itu diisi oleh Ustadz Bambang Purwanto, S.Ag. sebagai penceramah. Kali ini, Ustad  Bambang menyampaikan materi mengenai pentingnya menguatkan tantangan dakwah khususnya di desa Kedungpuji. “Agar generasi dan kader kuat dalam berdakwah maka harus ada tiga landasan diantaranya, solidaritas sosial, penguatan SDM, jiwa optimis atau kerja keras,” paparnya.
Ustadz yang sekaligus menjadi Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah itu, menambahkan, pihaknya dedikasikan Masjid Nurul Falaah itu untuk kemajuan Islam, sebagai pusat ibadah, pusat belajar dan penguatan Umat Islam. “Tantangan dakwah bagi masjid Nurul Falaah pada saat ini adalah Nativisme, Sekularisme dan kristenisasi, ketiga tantangan itu yang harus membuat kita semakin serius mengelola masjid yang kita cintai.” Ungkapnya.
Sementara ikrar silaturrahim perwakilan alumni risma Nurul Falaah kepada pihak Takmir Masjid yang disampaikan oleh Billy Bagus Nurul Alam, S.H. itu, dengan tegas ditirukan oleh semua alumni yang turut hadir pada kesempatan itu. Deklarasipun diserukan “kami Risma dan Alumni Risma Nurul Falaah berkomitmen untuk berkontribusi demi penegakkan dakwah dan kemajuan Masjid Nurul Falaah, semoga yang kita dedikasikan menjadi bukti keIslaman dan Keimanan kita kepada Allah, dan hanya Allah menjadi saksi atas apa yang kita ucapkan,” tandas Billy sembari menambahkan risma di era sekarang harus melek teknologi.
Pada kesempatan itu pula penasehat Takmir Masjid Nurul Falaah Partiman Adi Siswoyo, menerima iklar sakaligus memberikan sambutan hangat kepada semua jamaah yang turut hadir pada acara itu. Dirinya berharap apapun yang menjadi kebutuhan Masjid Nurul Falaah agar mendapat perhatian bersama dan dukungan dari semua pihak.
Lanjutnya, Kedepan mudah-mudahan Masjid Nurul Falaah menjadi lebih maju, berbagai program yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Melalui sambutannya pula, dirinya mengajak semua hadirin untuk menirukan seruan yel-yel pada malam itu, “Umat Islam Bersatu, Umat Islam Maju, Islam Jaya, Laa Haula wala quwwata illaa billah.” Tandasnya membuat acara semakin semarak.
Madrasah Diniyyah Masjid Nurul Falaah segera terwujud
Dalam rangka menguatkan kader-kader Islam khususnya Risma Nurul Falaah maka perlunya membuat strategi manajemen pendidikan yang berkelanjutan sehingga dapat memberikan bekal pemahaman akidah dan semangat berdakwah lebih mendalam. Hal itu disampaikan kepala TPQ Nurul Falaah Muchyani, S.Pd., pada acara Silaturrahim dan halal bihalal di sesi sambung rasa.
Pada kesempatan itu, Muchyani yang kerap disapa ust Yani itu, menjelaskan pentingnya kebutuhan tempat pendidikan pasca Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) dapat segera terwujud. Pasalnya Madrasah Dinniyah (Madin) sangat penting untuk diwujudkan agar dapat memberikan ruang pendidikan kepada alumni TPQ untuk terus dapat mengaplikasikan ilmunya sehingga mampu menjadi tauladan di masyarakatnya.
“Impian itu sudah lama kami programkan dan Madin rencananya akan dibangun di atas tanah wakaf dari Ibu Hj. Siti Rochyatiningsih seluas ± 10 ubin, namun lagi-lagi kendala biaya pembangunan, untuk itu di acara yang indah ini kami memberikan kesempatan bagi teman-teman untuk bersama-sama mewujudkan Madin tersebut.” Harapnya.
Alumni Risma pun merespon dengan positif wacana tersebut, yang selanjutnya akan dibentuk tim untuk merealisasikan harapan-harapan mulia Masjid Nurul Falaah. Seperti yang disampaikan oleh Senior Alumni Risma Nurul Falaah Arwan Effendy (39), dirinya selaku Presiden Alumni Risma Nurul Falaah akan berkomitmen mengadakan pertemuan secara intensif di luar kota, dengan tujuan untuk merealisasikan harapan-harapan Masjid tersebut.
Tak hanya itu, Arwan Effendy yang kerap disapa mas Wawan itu, juga akan segera merapat dengan segenap alumni untuk membahas solusi dari berbagai persoalan dan probematika yang ada di Masjid Nurul Falaah termasuk menggalang dana Alumni untuk kebutuhan Madin. (sfd)
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294
SHARE 

Ribuan jamaah shalat ‘Id padati masjid Nurul Falaah

GOMBONG (NurfalNews) – Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1438 hijriyah di Halaman Masjid Nurul Falaah dipenuhi ribuan jamaah, Ahad (25/6/2017) pagi. Shalat Idul Fitri yang digelar oleh Takmir Masjid Nurul Falaah itu, tidak hanya dari warga sekitar, melainkan juga banyak yang dari warga lain memilih lokasi ini untuk melaksanakan ibadah tersebut.
Pantauan Nurfal News, ribuan umat muslim sudah terlihat mendatangi Masjid Nurul Falaah Kedungpuji ini mulai pukul 05.30 WIB. Jamaah yang mengikuti shalat Idul Fitri di masjid ini meluber dari halaman masjid hingga mengular di jalan-jalan desa.
Masjid terbesar di Desa Kedungpuji itu tak mampu menampung banyaknya jamaah. Akibatnya, lalu lintas di depan dan disamping masjid ditutup total karena dipenuhi jamaah yang hendak menjalankan shalat Idul fitri itu. “karena jumlahnya yang banyak hingga ribuan jamaah, maka ada jamaah yang menjalankan shalat Idul Fitri di ujung jalan hingga di teras rumah warga,” kata Tri Purwanto (32), salah satu jamaah shalat id.
Bertindak sebagai imam pada shalat Idul Fitri tahun 1438 Hijriyah adalah Kyai Ahmad Subadri, kemudian sebagai khatib yakni Ustadz Yunus Anies, penasehat Masjid setempat. Gema takbir, tahlil, tahmid dilantunkan imam dan bilal Partiman Adi Siswoyo.
Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah Budiyono, S.Pd. ketika dijumpai Jurnalis NurfalNews, menjelaskan dirinya mengapresiasi antusiasnya umat Islam dalam menyemarakan dan mensyiarkan agama Islam di Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong. Sebab sepanjang sejarah daerah ini, kali inilah umat Islam terbanyak melaksanakan ibadah Idul Fitri. “walau panitia tiap tahun sudah menambah gelaran tikar, namun tetap saja tidak cukup karena jamaah selalu bertambah,” ungkapnya.
Kemudian, lanjutnya, harus tetap terjaga program-program di Masjid Nurul Falaah Kedungpuji, sebab ini kebaggaan masyarakat Kedungpuji, “Kita punya syimbol kebanggaan kita, ini bukti komitmen kita untuk mengagungkan agama Allah dan bukti kecintaan kita kepada agama yang kita imani,” paparnya.
Diterangkannya, adanya Agenda Ramadhan di masjid Nurul Falaah sebagai ikon utama daerah ini, selain itu sebagai subtansi dan esensinya menyangkut dampak yang timbul di masyarakat, menggambarkan program keagamaan teraplikasi dengan baik, jadi Masjid Nurul Falaah sebagai pilar dan lokomotif pembangunan baik itu, mental, sosial, ekonomi, politik, pendidikan dan lainnya. “ini semua sesuai dengan visi masjid yaitu Terwujudnya Masjid Nurul Falaah sebagai pusat peradaban Islam,” pungkasnya.
Sementara itu, hikmah khutbah idul fitri yang disampaikan Ustadz Yunus Anies, bahwa umat Islam diajak untuk saling menghormati dan menghargai satu dengan lainnya dengan mengedepankan semangat ukhuwah Islamiyah dan melestarikan silaturrahim.
Menurut Ustadz Yunus, momen Hari Raya Idul Fitri harus dimanfaatkan oleh umat Islam untuk menjaga dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. “hanya orang bertaqwalah yang bisa menikmati kebahagiaan dunia dan akherat. Bukan hanya suasana tertawa (senang) yang bisa dinikmati oleh orang bertaqwa, namun kesedihan pun juga bisa dinikmati, karena Allah bersamanya,” paparnya.
Penasehat Masjid Nurul Falaah itu juga menghimbau seluruh umat Islam agar memperbanyak silaturrahim dan merajut ukhuwah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, menebarkan pesan perdamaian kepada masyarakat.
Selain itu, masyarakat diminta untuk menyikapi teknologi dengan memanfaatkan untuk sesuatu yang bermanfaat seperti menjalin tali silaturrahim dengan teman, saudara yang jauh, namun dengan orang tua atau saudara dekat silaturrahim dilakukan dengan menggunakan media sosial ini tidak pantas, “kurang sopan dan tidak ada di budaya ketimuran seperti Indonesia” terangnya. (sfd)
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294

Heboh!! Sambut Kemenangan, Takbir Keliling ramaikan Desa Kedungpuji

GOMBONG (NurfalNews) – Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah yang jatuh pada hari Ahad (25/6/2017) Takmir Masjid Nurul Falaah, Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mengadakan takbir keliling, Sabtu (24/6) malam.
“Kegiatan takbir keliling desa dilakukan sebagai rasa syukur atas kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa,” kata Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah Bambang Purwanto, S.Ag. kepada NurfalNews.
Bambang menambahkan, bahwa Kegiatan Takbir Keliling merupakan agenda rutin Masjid Nurul Falaah yang dilaksanakan tiap tahun saat malam idul fitri. Selain ungkapan rasa syukur akan hadirnya Idul Fitri, kegiatan takbir keliling juga bertujuan untuk syiar umat Islam.
“Semoga tahun depan acara seperti ini lebih semarak lagi dengan memunculkanpertunjukan seperti abit-abitan dan hiburan Islami lainnya untuk menyemarakkan malam kemenangan umat Islam.” harapnya yang turut menyaksikan kegiatan takbir keliling itu.
Ratusan peserta takbir keliling yang terdiri dari jamaah masjid dan mushola di wilayah RW I dan RW II Desa Kedungpuji didominasi para pemuda dan anak-anak itu, berjalan mengikuti korlap takbir yang berada dibarisan paling depan dengan membentangkan Spanduk bertuliskan “Takbir Keliling 1438 H Masjid Nurul Falaah”.
Kegiatan takbir keliling sejauh 3 Km itu, dimulai dan berakhir di Halaman Masjid Nurul Falaah dengan rute mengelilingi jalan utama desa setempat. Antusias ratusan peserta yang ikut sepanjang jalan membawa oncor dengan mengumandangkan takbir dan takmid.
Acara yang rutin dilakukan setiap tahunnya itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang melihat barisan peserta yang mengular sepanjang 500 meter. Gemuruh suara bedug dan gema takbir membuat suasana takbiran menjadi semakin lebih semarak.
Kepala Desa Kedungpuji Yuliono Irmawan, A.Md., ketika dijumpai jurnalis NurfalNews di sela-sela takbir keliling, mengapresiasi kegiatan Takbir Keliling yang diadakan oleh takmir Masjid Nurul Falaah Kedungpuji pada tahun ini memang lebih meriah dari tahun sebelumnya.
Menurut Kades Yuli, masyarakat cukup antusias meramaikan kegiatan takbir keliling, sehingga kehidupan beragama sangat tumbuh dengan mencintai kepada Allah SWT dan Rasulnya Nabi Muhammad SAW.
Selain merupakan syiar Islam, lanjut Yuli, kegiatan tersebut dapat mempererat dan menjalin tali ukhuwah Islamiyyah antar warga Kedungpuji. “Saya yakin pendidikan agama Islam di Kedungpuji sangat baik karena terbukti dengan ratusan warga turut serta mengikuti takbir keliling tersebut,” ujarnya yang juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya bernilai syiar saja, namun juga diharapkan mampu menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk mencintai masjid.
Salah satu peserta takbir keliling warga Rt. 01 Rw. 02, Fauzan Afif Lutfiansyah (13), mengungkapkan, acara gema takbir sangat meriah, di setiap rombongan pun berusaha menggemakan takbir sebaik dan sekreatif mungkin.
Selain itu, Fauzan juga merasakan kegembiraannya dengan ikut menabuh bedug sepanjang takbir keliling dengan bergantian dengan temannya. “Semoga acara takbir ini mendapat keberkahan dan ridho dari Allah SWT.” pungkasnya (sfd)
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294

Jelang Lebaran, Takmir Masjid Nurul Falaah gelar Pengajian dan Bakti Sosial

Gombong (NurfalNews) – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, Takmir Masjid Nurul Falaah desa Kedungpuji Kecamatan Gombong yang terbentuk dalam kepanitian Ramadhan Bergema Edisi #7 menyelenggarakan kegiatan Pengajian Umum dan Bakti Sosial (pembagian bingkisan lebaran) kepada masyarakat sekitar, Jum’at (23/6) siang.
Kegiatan yang terkonsentrasi di Halaman Masjid Nurul Falaah tersebut diikuti oleh ratusan warga setempat. Bakti Sosial dilaksanakan dengan membagikan paket sembako bingkisan lebaran secara gratis. Sebelum kegiatan bakti sosial dilaksanakan diawali dengan tausyiah oleh KH Joko Purnomo dari Sempor.
Kegiatan yang mengusung tema “Indahnya Ukhuwah Islamiyyah” itu, diisi dengan pengajian dan berbagi pada sesama sebagai wujud kepedulian rasa sosial dan ukhuwah Islamiyah, “melalui ikatan ukhuwah Islamiyyah, semoga iman kita semakin kuat untuk mendukung tegakkan dinull Islam khususnya di desa Kedungpuji,” jelas ketua Panitia Bakti Sosial Budiyono, S.Pd.
Budi menambahkan, dalam bulan ramadhan tersebut umat Islam sedang berlomba-lomba untuk mendulang amal sholeh. Dalam kegiatan ini pula Panitia mengumpulkan paket sembako dengan kerjasama antara Takmir Masjid Nurul Falaah, para donatur baik dari Desa Kedungpuji maupun Luar desa Kedungpuji termasuk Alumni Risma Nurul Falaah.
“Alhamdulillah dari donatur tersebut terkumpul sebanyak 700 paket sembako, yang nantinya akan ditasharufkan setelah pengajian usai.” tuturnya, sembari menambahkan termasuk dari LSU Bina Insani Kebumen.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Bambang Purwanto, S.Ag. menyampaikan rangkaian program ramadhan Bergema Edisi #7 sebanyak 20 item itu telah berjalan dengan baik atas dukungan semua pihak termasuk salah satunya kegiatan pengajian dan baksos yang sedang berlangsung itu.
Dijelaskannya, sesuai peta dakwah bahwa Masjid Nurul Falaah berada di 2 rukun warga yaitu RW I dan RW II desa Kedungpuji. “semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi kesejahteraan kepada masyarakat sekitar, ini sesuai dengan misi masjid Nurul Falaah yaitu memberikan pelayanan kepada jama’ah untuk beribadah secara aman dan memberdayakan jama’ah baik dalam aspek sosial, ekonomi maupun kesehatan,” tuturnya yang juga Penyuluh Agama Muda Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kecamatan Sempor itu.
Dalam tausiyahnya, KH. Joko Purnomo mengajak kaum muslimin untuk selalu menjaga ukhuwah Islamiyah disaat banyak perbedaan pendapat diantara banyak golongan. “Dengan kegiatan semacam ini, semoga bisa memberikan motivasi dalam rangka ta’aruf, ta’awun, takaful, dimana kita saling mengenal, saling kerja sama dan saling menanggung antara muslim satu dengan yang lain.”paparnya.
Setelah ramadhan usai diharapkan semua umat Islam dapat mempraktikkan bagaimana cara berbicara yang benar dan ibadah yang benar sehingga gelar muttaqin dapat terwujud. “Dengan menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-larangannya maka dengan sendirinya ukhuwah islamiyah akan tercipta,” jelasnya yang juga Pengusaha muda Sempor itu.
Ditambahkannya, Dari masjid inilah akan tercipta ukhuwah, dengan shalat berjamaah akan mampu menjadikan umat manusia untuk bersatu, yang sudah pasti akan menyatukan kaum muslimin walaupun keberadaan mereka saling berjauhan, Namun dengan pondasi tersebut mampu menyatukannya karena terdapat kekuatan iman dan taqwa kepada Allah SWT. (sfd)
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294

Ketua FUI Kebumen Serukan Umat Jaga Pancasila

GOMBONG (wartagombong.com) – Ketua Forum Umat Islam (FUI) Kebumen KH Ahmad Yunus MPdI mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia. Pasalnya Pancasila memang selaras dengan Al Quran yang menjadi dasar pedoman bagi Umat Islam.
Hal ini disampaikannya pada Pengajian Akbar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Kecamatan Gombong, Minggu (11/6/2017) malam. Nuzulul Qur’an merupakan wakyu pertama turunnya wahyu Al Quran yakni pada 17 Ramadhan.
Saat Pengajian tersebut, KH Ahmad Yunus MPdI menyampikan Pancasila yang menjadi dasar Negara Indonesia telah sesuai dengan ajaran Islam. Sila Pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mempunyai arti percaya kepada tuhan tunggal telah sesuai dengan ajaran Islam. Dalam hal ini sesuai dengan Al Quran surat Al Ikhlas ayat 1. “Dalam surat tersebut disampaikan bahwa “Katakanlah, dialah Alloh, Yang Maha Esa” maka Sila Pertama Pancasila sesuai dengan Al Qur’an,” tuturnya.
Sila Kedua Pancasila  yakni Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab lanjutnya, juga selaras juga dengan Al Qur’an yakni pada Surat An Nisa ayat 135. Dalam surat tersebut disampaikan bahwa orang-orang yang beriman harus menjadi penegak keadilan. Dalam Surat An Nisa, juga disampaikan bahwa manusia harus adil dan mau menjadi saksi karena Alloh. “ Sedangkan Sila Ketiga yakni  Persatuan Indonesia, sesuai dengan surat Al Hujurat ayat 13,” paparnya.
Adapun Sila Keempat Pancasila yakni Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan, sesuai dengan Al Quran surat As Syuro 38.  Yang menyatakan manusia untuk selalu mematuhi tuhannya dan mendirikan sholat. Sedangkan untuk  urusan dengan manusia diputuskan dengan jalan musyawarah antar sesama. “Sedangkan Sila Kelima Pancasila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, selaras dengan Al Quran surat An Nahl ayat 90,” paparnya.
Ketua panitia Pelaksana Ustadz Saryono menyampaikan, adanya Bulan Suci Ramadhan diharapkan mampu meningkatkan nilai ketaqwaan masyarakat.  Bulan Ramadhan yang  penuh berkah sebaiknya digunakan untuk mendulang amal dengan cara memperbanyak berbuat baik dan selalu meningkatkan kualitas ibadah. “Ini saatnya Umat Islam lebih meningkatkan ama ibadah,” paparnya.
Sementara itu Sekretaris Panitia Saefudin SE menyampaikan kegiatan pengajian merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Ramadhan yang dilaksanakan di Masjid  Nurul Falaah Kedungpuji Kecamatan Gombong. Beberapa kegiatan diantaranya, Pasar Sore Ramadhan, seminar, Pawai Keliling dan lain sebagainya. “Ini rutin kami laksanakan setiap Bulan Ramadhan,” ucapnya. (mam)
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294

PASORA, Ramadhan datang, Masjid Nurul Falaah Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

KEBUMEN (kebumenekspres.com) – Jika dikelola dengan baik, sebuah masjid bukan hanya dapat menjadi pusat peribadatan saja, melainkan juga mampu menjadi pusat perekonomian . Hal ini salah satunya dibuktikan oleh Masjid Nurul Falaah yang berada di Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong.
Ya di Masjid yang mempunyai visi “Terciptanya Masjid Nurul Falaah Sebagai Pusat Peradaban Islam” tersebut, setiap Bulan Ramadhan selalu dilaksanakan kegiatan Pasar Sore Ramadhan (Pasora). Kegiatan tahun 2017 ini, merupakan kali ketujuh Masjid Nurul Falaah melaksanakan Pasora.
Dari pantauan Kebumen Ekspres, Kamis (1/6/2017), Kegiatan Pasora yang dilaksanakan di sepanjang jalan Depan Kantor Balai Desa Kedungpuji memang sangat luar biasa. Puluhan pedagang dari berbagai penjuru, memadati setiap sisi kanan dan kiri jalan dengan panjang mencapai 500 meter.
Suasana setiap sore di Pasora pun ramai dikunjungi warga yang bertransaksi sekaligus ngabuburit (menunggu saat buka puasa tiba) dari berbagai usia. “Dulu pada awalnya hanya terdapat tiga pedagang, itu pun panitia yang berjualan,” tutur Ketua Panitia Ustadz Saryono melalui Sekretarisnya Saifudin SE.
Saifudin menjelaskan, setiap Bulan Ramadhan Desa Kedungpuji menjadi wisata rohani. Kegiatan diawali dengan kerja bakti di lingkungan masjid. Acara dilanjutkan dengan agenda kedua yakni Pawai Ta’aruf keliling Desa Kedungpuji. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan Group Drum Band dari SD Negeri 2 Kedungpuji.
“Selanjutnya yakni Pasar Sore Ramadhan yang selalu menjadi program andalan panitia. Pasar musiman yang menjadi salah satu icon masyarakat Kedungpuji selama Bulan Ramadhan tersebut, digelar di sepanjang jalan Masjid Nurul Falaah sampai gapura Balai Desa Kedungpuji,” terang Saifudin.
Pasora, lanjutnya, telah menjadi tempat wisata kuliner warga Kedungpuji. Sejak dilaksanakan tujuh tahun lalu, setiap tahunnya para penjual yang mendaftarkan untuk menjajakan dagangannya semakin bertambah.
“Tahun 2017 ini ada 50 stand yang sudah mendaftar dan sudah memasang patok lokasi untuk berjualan diantaranya bakso, batagor, es sop buah, pecel, gorengan, sate, soto, ayam bakar, bakso bakar, empek-empek, es cream, es pisang hijau, pakaian muslim, obat herbal, mainan edukatif pernak-pernik islam, asesories dan lain sebagainya,” ucapnya. (mam)
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294

Tiap bulan Ramadhan, Desa Kedungpuji jadi wisata ruhani


Suatu hari di jalan Balai Desa Kedungpuji diantaranya : Gapura Balai Desa, Pertigaan Patrol, Pertigaan Balai Desa, Jalan Soponyono dan Depan Masjid Nurul Falaah terlihatlah Baliho besar ukuran 5 X 3 Meter terbentang dengan Tulisan “Kunjungi Wisata Ruhani Bersama keluarga di Masjid Nurul Falaah”. Yaa itulah yang sering terlihat sejak seminggu sebelum Ramadhan tahun ini hadir.
Inilah cara yang merupakan media publikasi sebuah Gelaran akbar yang bertajuk “Ramadhan Bergema Edisi #7” yang bertemakan “Hidupkan Ramadhan, Raihlah Kemuliaan dan Kemenangan .
Sebagai agenda yang rutin digelar setiap tahunnya, Acara Ramadhan Bergema Masjid Nurul Falaah selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat pada umumnya. Kehadirannya seolah-olah mengobati rasa dahaga akan adanya sebuah suasana yang islami.
Acara yang sejahtera dan mensejahterakan, agenda yang menjadi trend setter wisata ruhani kota Gombong khususnya di desa kedungpuji.
Kepanitiaan yang dibentuk semenjak 1 bulan sebelum Ramadhan tiba oleh Takmir Masjid Nurul Falaah dan Remaja Islam Masjid (RISMA) Nurul Falaah akhirnya mengamanahkan kepemimpinan Ustadz Saryono dan Saudara Hardilan Achsani Meizi, S.Pd. sebagai ketua dan wakil ketua kegiatan.
Kepanitiaan ini didukung oleh sekitar 20 divisi, tentunya “membutuhkan stok pasukan” yang sangat banyak. Namun Alhamdulillah, banyak wajah baru yang mau terlibat dan tergabung untuk menyukseskan agenda dakwah ini.
Awalnya, dibentuk tim inti yang bertugas sebagai konseptor acara dan juga mempersiapkan kelengkapan awal. Maka mencuatlah gagasan tahun ini harus lebih ramai, lebih variatif, lebih atraktif dan heboh namun tetap syar’i.
Target panitia tahun ini dapat menghadirkan minimal 10 pembicara ke Kampung Kedungpuji. Kesepuluh pembicara tersebut diantaranya yaitu Ustadz Abu Farrah Ridwan Al Badrie dari Kebumen, Kak Naufal Syafiq dan Ustadz Abdulloh dari Kebumen, Kak Imung dari Purwokerto dan Ustadz Ahmad Yunus (Ketua Forum Umat Islam Kabupaten Kebumen), Ustadz Bambang Purwanto, S.Ag., Ustadz Fikri Muslim, Ustadzah Muchyani, S.Pd. (Ummu Azkia) dan Ustadzah Stya Rahma Sholehah. Kemudian panitiapun segera “berburu” untuk mendapatkan targetnya.
Berangkat dari hal itu, panitia kemudian menyusun konsep acara yang sangat padat untuk kegiatan Ramadhan. Hampir setiap hari selalu ada acara besar yang dijadwalkan.
Kegiatan kerja bakti lingkungan masjid mengawali kegiatan Ramadhan Bergema dengan diikuti banyak warga yang antusias membersihkan lingkungan masjid dan pemasangan baliho, umbul-umbul dan spanduk rentang sebagai media publikasi kegiatan Ramadhan Bergema Edisi #7 tahun ini yang sudah dilaksanakan pada Ahad (21/5/2017) kemarin, .
Disusul agenda kedua nantinya yaitu Pawai Ta’aruf Keliling desa Kedungpuji dengan Ratusan umat Muslim tumpah ruah dengan berbagai penampilan unik, tak ketinggalan Group Drum Band dari SD Negeri 2 Kedungpuji, kendaraan hias dengan berbagai bentuk dan desain ornamen Islami akan turut menyemarakkan Pawai ta’aruf menyambut bulan Ramadhan 1438 Hijriah tahun ini yang akan dilaksanakan besok pada hari Jumat (26/5/2017) pukul 13.00 WIB.
Pasar Sore Ramadhan (PASORA) yang selalu menjadi program andalan panitia. Pasar musiman yang menjadi salah satu icon masyarakat Kedungpuji selama Bulan Ramadhan tersebut digelar di sepanjang jalan Masjid Nurul Falaah sampai gapura Balai Desa Kedungpuji.
Pasora yang menjadi tempat wisata kuliner warga Kedungpuji yang baru diadakan 7 kali ternyata semakin banyak peserta (Penjual) yang terus bertambah untuk menjajakan dagangannya. Tahun 2017 ini ada sekitar 50 stand yang sudah mendaftar dan sudah memasang patok lokasi untuk berjualan diantaranya bakso, batagor, es sop buah, pecel, gorengan, sate, soto, ayam bakar, bakso bakar, empek-empek, es cream, es pisang hijau, pakaian muslim, obat herbal, mainan edukatif pernak-pernik islam, asesories, dll).
Selain itu, ada program baru yang dikemas secara apik dan dihadirkan setiap senin Sore yaitu kajian Umum. Acara ini adalah pengganti waktu dari kajian rutin malam selasa diluar ramadhan yang selalu banyak dengan jamaahnya, sehingga sayang ketika di bulan ramadhan dihilangkan.
Materi yang disajikan dalam acara ini sifatnya bergantian yang bersifat edukatif ramadhan yaitu Kajian Fiqih dan Kajian Aqidah, jadi jumlah jamaah lebih meningkat karena hampir semua jamaah masjid ikut menghadiri kajian tersebut.
Agenda Ramadhan Bergema Edisi #7 kali ini meningkat drastis, sehingga mampu menarik minat perusahaan-perusahaan/instansi/sekolah, untuk mengkomunikasikan produknya dan menjalin kerja sama dengan panitia. Tercatat lebih dari 15 perusahaan/instansi yang mendukung acara ini, baik itu perusahaan/instansi/sekolah lokal (Gombong) maupun luar kota Gombong.
Hal ini menunjukkan perusahaan/instansi atau pihak luar mulai percaya terhadap kinerja panitia Ramadhan Bergema Masjid Nurul Falaah. Dengan adanya dukungan dari semua pihak, komunikasi dan pelayanan yang baik, Insya Allah hal ini akan menjadi modal berharga bagi panitia Ramadhan Bergema pada khususnya dan semua masyarakat kaum muslimin pada umumnya.
Awal Persiapan Kegiatan Ramadhan Bergema Masjid Nurul Falaah ini Alhamdulillah berjalan dengan lancar, karena berkat peran serta masyarakat desa Kedungpuji yang sangat luar biasa hebat dalam upaya meningkatkan syiar Islam di Bulan Ramadhan tahun ini.
Semoga semua amal ibadah kita diterima Allah SWT dan mendapat balasan yang berlipat ganda. Amiin.
Tentu dalam pelaksanaannya masih banyak kekurangan, dari kekurangan inilah harapannya panitia mampu mengambil ibroh dan melakukan perbaikan untuk masa yang akan datang.
Dengan mengharap ridho Allah Azza wa Jalla, semoga amal kita semua diterima oleh Allah SWT. Aamiin
Supported_by:____________________________________
sponsor
Terima kasih telah berkunjung di Website Personal kami. Mohon berikan komentar Anda untuk meningkatkan kualitas berita kami. Layanan Liputan : 081327736138 | Email:saifudinmadugo@yahoo.com
SAIFUDIN-23-1-1024x294