Rabu, 28 Agustus 2019

Bambang Priyambodo ajak kembangkan potensi produk pertanian lokal Kebumen


GOMBONG (beritagombongofficial) - merupakan daerah yang kaya dengan potensi lokal,diantaranya produk-produk hasil pertanian, namun sangat disayangkan belum tertangani dengan baik secara distibusi maupun managemen.

Hal itu disampaikan oleh Bambang Priyambodo, S.Sos, saat temu media di Radio kofi Gombong, Senin (26/8) kepada Berita Gombong Official dirinya menjelaskan. Sebagai contoh, beberapa produk pertanian Kebumen sebenarnya sudah menarik minat pabrikan, tapi belum ditindaklanjuti dengan serius oleh Pemkab Kebumen, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Misalnya bengkowang, pemilik industri kosmetik PT Mustika Ratu Indonesia, Martha Tilaar, sejak dulu membutuhkan bengkowang, untuk bahan baku kosmetik,sayangnya kadar air bengkowang Kebumen masih terlalu tinggi, perlu sedikit sentuhan teknologi. Kondisi seperti ini tidak ada yang menindaklanjuti, sehingga akhirnya bengkowang dari daerah lain yang digunakan.

Selain bengkoang ada juga produk pengolahan hasil pertanian yang juga potensial adalah oyek, bahkan Tim dari BPPT yang terdiri dari seorang profesor dan empat orang doktor, pernah meneliti dan kemudian merekomendasikan oyek untuk dipabrikasi. Karena oyek Karanggayam memang istimewa. Setahun disimpan, tidak berubah rasa dan warnanya, serta tidak berkutu.

"Pabrik oyek tak harus dibuat dalam skala besar, dengan skala kecil asal bisa berproduksi secara kontinyu, bisa untuk diekspor. Karena oyek cocok dimakan orang yang sakit gula (diabetes melitus). Namun sampai saat ini juga belum ada yang menindaklanjuti" Jelas mantan Camat Ayah dan Poncowarno itu.

Bambang juga memaparkan,dengan beragamnya potensi yang ada di Kebumen, langkah efektif untuk mengurangi kemiskinan antara lain bisa dengan memperluas kesempatan usaha, meningkatkan kualitas hasil usaha dan membantu pemasaran,jika banyak penduduk yang membuka usaha dan usahanya ternyata prospektif, semestinya akan ikut memberi keuntungan bagi masyarakat sekitarnya. Setiap usaha yang berkembang, selain membuka kesempatan kerja juga akan membuka peluang usaha baru.

"Di sini perlunya Pemkab Kebumen, khususnya OPD terkait, untuk aktif membina dan mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pembinaan dimaksud tidak hanya dilakukan sesaat, melainkan terus menerus" Jelasnya yang juga menjabat sebagai Dewan Tata Kota Gombong itu (rjl)

0 komentar:

Posting Komentar