Wakil Bupati Datangi Paguyuban Sedulur Gombong

Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH hadiri Koempoel Bareng Lansia Gaoel "Paguyuban Sedulur Gombong” di Aula Hotel dan Restaurant Grafika Gombong, Sabtu malam 5 Oktober 2019.

Bantuan keuangan Parpol sudah bisa dicairkan

Bantuan Keuangan Partai Politik (banpol) di Kabupaten Kebumen sudah dapat dicairkan. Kendati demikian hingga memasuki Bulan Oktober 2019 baru Partai Golkar yang sudah menerima bantuan tersebut. Padahal, berdasarkan hasil Pileg 2019 terdapat 9 partai di Kebumen yang berhak menerima banpol.

RSUD Dokter Soedirman Upayakan Zona Bersih dari Korupsi

Upaya Kebumen untuk betul-betul lepas dari momok bernama korupsi agaknya berjalan lamban dengan kecepatan yang rendah, Sebab sampai saat ini baru ada satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab yang mencanangkan pembangunan zona integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Satu-satunya OPD tersebut adalah RSUD Dokter Soedirman Kebumen.

914 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Percepatan PIP

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, membuka acara sosialisasi dan percepatan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2019 di Aula PLUT UMKM Kebumen, Kamis (10/10).

Bupati Pantau Langsung Tes Tertulis Balon Kades

Sebanyak 28 bakal calon kepala desa mengikuti seleksi tambahan berupa tes tertulis di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, Senin (14/10)

Selamat datang di Situs Berita Gombong Official .

BERITA GOMBONG OFFICIAL adalah Grup BERITA GOMBONG Reborn sebagai Media Informasi dan jendela melihat Kota Gombong dengan format baru Grup Publik,sehingga bisa di share seluruh isi Grup..

Ad ius munere soluta deterruisset, quot veri id vim, te vel bonorum ornatus persequeris. Maecenas ornare tortor. Donec sed tellus eget sapien fringilla nonummy. Mauris a ante. Suspendisse quam sem, consequat at, commodo vitae, feugiat in, nunc. Morbi imperdiet augue quis tellus.

Sabtu, 28 September 2019

Santri Salurkan Bakat Seni melalui Muhadhoroh Kubro

Karanganyar (beritagombongofficial.com) - Pondok Pesantren Daruth Thoyyibah SMP IT Logaritma Karanganyar Kebumen kembali diguncangkan oleh kreatifitas santri, dimana pada hari Sabtu malam (28/9/2019), pihaknya menggelar acara yang sungguh menakjubkan, yang diberi nama “Muhadhoroh Kubro”. 

Muhadhoroh Kubro ialah sebuah acara yang menampilkan beberapa orator terbaik santriwan-santriwati Pondok Pesantren Daruth Thoyyibah SMP IT Logaritma Karanganyar setelah sebelumnya melakukan latihan yang snagat serius, ini menjadi ajang pembuktian jika santri juga memiliki potensi yang patut untuk ditampilkan.

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman pondok setempat merupakan bukti bahwa santri tak hanya identik dengan hanya mengaji saja. Acap kali santri juga dianggap kurang terbuka dengan dunia luar sehingga tidak mampu mengekspresikan potensi yang terpendam di dalam dirinya.

Muhadhoroh Kubro yang diadakan di pondok Pesantren Daruth Thoyyibah SMP IT Logaritma Karanganyar, dan merupakan acara rutinan setiap tahun yang diselenggarakan oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ini, menjadi jawaban bahwa santri itu serba bisa. Ini dibuktikan dengan penampilan bakat yang sangat memukau. 

Dengan tema “Karyakan cintamu di jalan Allah” Muhadhoroh kali ini menampilkan beragam kesenian mulai dari drama musical, puisi, pidato bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Jawa, pencak silat dan nasyid yang dibalut dengan nuansa pondok pesantren modern.

Dua puluh satu aktor tasliah dari kelas VII A dengan kostum berwarna warni menjadi Grand Opening yang memukau. Semuanya dipersembahkan oleh santri Pondok Pesantren Daruth Thoyyibah dengan persiapan kurang lebih sebulan lamanya.

Menurut ketua panitia, Afif Qowanin, acara ini bertujuan untuk mewadahi kemampuan santri di bidang kesenian. “Sebagai ajang santri dalam mengeksplor kemampuannya di bidang kesenian.” ungkapnya

Afif menambahkan, sebagai tema yang diusung pada Muhadhoroh tahun ini adalah Karyakan cintamu di jalan Allah yang bertujuan agar semua potensi para santri diwujudkan dalam rangka mencari ridho Allah SWT. “Karyakan cintamu di jalan Allah adalah santri yang mempunya karya dari hasil potensi yang dimiliki harus diniatkan untuk berdakwah di jalan Allah. Dakwah itu sesuai dengan karya potensi yang kalian miliki masing-masing dan itu harus disalurkan dengan jalan yang baik yang membawa keridhoan Allah SWT,” terangnya

Muhadhoroh Kubro Kali ini, lanjut Afif, diikuti tidak hanya dari santri pondok Pesantren Daruth Thoyyibah SMP IT Logaritma Karanganyar, namun diikuti juga dari siswa siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Logaritma Karanganyar dan Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Logaritma Sempor. “Alhamdulillah peserta sangat antusias mengikuti rangkaian acara sampai selesai”, imbuhnya yang juga lurah pondok pesantren Daruth Thoyyibah itu. 

Pengasuh Pondok Pesantren Daruth Thoyyibah Karanganyar Ustadz H. Yunus Anies Ridwan Al Badrie melalui ustadz Hartono, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pengurus pondok diharapakan bisa mengakomodir dan memberikan ruang untuk para santri dalam mengembangkan potensi dirinya. 

Pihaknya berharap dengan kegiatan tersebut mampu melatih kemandirian para santri, sehingga nantinya para santri dalam mengimplementasikan ilmu di masyarakat dapat lebih bermanfaat bagi ummat banyak. “Mudah-mudahan ke depannya Pondok Pesantren Daruth Thoyyibah yang kita cintai ini lebih maju dan penuh kebermanfaatan bagi ummat.” Tandasnya di penghujung sambutannya. 

Di tengah-tengah rangkaian acara tersebut juga diselipkan pemberian penghargaan kepada Para santriwan-santriwati yang berprestasi dalam berbagai lomba yang diikuti diantaranya, Juara terbaik Kegiatan Outbond, Juara Masak, Juara 1 Tahfid Tingkat SMP/MTs Olimpiade Sains dan Agama Islam (OSAI) se Eks Karesidenan Kedu tahun 2019, Juara II Olimpiade MIPA tingkat SMP/MTs Olimpiade Sains dan Agama Islam (OSAI) se Eks Karesidenan Kedu tahun 2019.

Kepala SMP-IT Logaritma Karanganyar Imam Arifianto, S.Pd. melalui Waka Bidang Kesiswaan Eko Sulistiyanto, S.Pd. mengapresiasi kepada santriwan-santriwati yang sudah berusaha mengharumkan nama sekolah melalui prestasi di berbagai lomba yang diikutinya. termasuk kepada semua pengurus OSIS yang sudah bekerja keras membantu sekolah dalam menyiapkan dan menyelenggarakan berbagai kegiatan kesiswaan. 

Pihaknya juga memberikan piala serta penghargaan sebagai bentuk apresiasi sekolah kepada siswa yang berprestasi dan pengurus OSIS dengan disaksikan semua peserta muhadharah. "Yaa ini kami berikan penghargaan dan piala kepada para juara dan aktivis sekolah di acara besar ini yang disaksikan banyak siswa, sehingga harapannya bisa memberikan semangat untuk terus mengukir prestasi kepada siswa yang lain,” ujarnya. (sfd)

Jumat, 27 September 2019

Bupati Kebumen Diundang Temu Kepala Daerah Seasia Pasifik

BOGOR (beritagombongofficial.com) - Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Pertemuan Kepala Daerah Se-Asia Pasifik di Hotel Grand Savero Bogor, Jawa Barat. Konferensi ke-4 Aliansi kota Asia Pasifik untuk pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit yang tidak menular atau Forum 4th APCAT Summit (4th Summit of Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control and Noncommunicable Diseases Prevention) digelar Rabu-Kamis (25-26/9)
Pertemuan regional dua hari ini diselenggarakan bersama oleh APCAT, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kota Bogor, The Union (International Union Against Tuberculosis and Lung Disease) dan Kemitraan untuk Kota Sehat.
Kegiatan yang dihadiri para kepala daerah dari 12 negara untuk membahas perlindungan tembakau secara komprehensif, Yazid Mahfudz didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dr Hj Y Rini Kristiani MKes.
Delegasi yang hadir terdiri dari 47 kepala daerah. Selain Indonesia, hadir pula dari Malaysia, Singapura, Kamboja, Bangladesh, India, Laos, Myanmar, Nepal, Filipina, Timor Leste dan Vietnam. Ada juga anggota parlemen, pejabat pemerintah nasional, subnasional, komunitas, organisasi, akademisi, dan media.
Diundangnya Bupati Kebumen pada acara tersebut, sebab Kebumen telah memiliki Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR). Perda ini menjadi payung hukum bagi proses pengendalian tembakau di Kebumen. Bahkan, hingga saat ini sudah ada 36 desa di Kabupaten Kebumen menerapkan Perdes tentang KTR. "Kita diminta menyampaikan paparan terkait dengan perkembangan implementasi KTR di Kabupaten Kebumen," ujar Yazid Mahfudz, disela-sela acara.
Menurutnya, sejak diterapkan Perda KTR berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Kabupaten Kebumen. Pada rentang waktu 2017-2018, angka kemiskinan di Kabupaten Kebumen menurun hingga 2,13 persen. "Kami tetap berkomitmen mendorong agar masyarakat mematuhi Perda KTR yang ada agar tidak merokok di 7 lokasi KTR yang telah diatur," kata dia (*)

Kamis, 26 September 2019

Koleksi pusaka era majapahit bakal dipamerkan

SEMPOR (beritagombongofficial.com) -  Ratusan pusaka atau tosan aji akan dipamerkan Pendopo YRSD Dukuh Petunjungan RT 02 RW 03 Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor.
Panitia sarasehan dan pameran pusaka, Bambang Priyamboodo,S.Sos, mengatakan sedikitnya 300 koleksi pusaka akan dipamerkan. Mulai dari keris, tombak hingga jenis pusaka lainnya."Banyak jenisnya yang akan dipamerkan. Termasuk ada koleksi pusaka era Majapahit ikut dipamerkan," ujar Bambang Priyambodo.
Menurutnya, pameran tersebut digelar oleh Eling Lan Waspada Komunitas. Ia mengatakan kegiatan ini sebagai edukasi bagi masyarakat umum."Khususnya generasi muda agar mencintai dan terinspirasi dengan budaya yang adiluhung," terangnya.
Pihaknya berharap, pameran tersebut dapat memberikan wawasan dan meningkatkan apresiasi serta kecintaan generasi muda terhadap seni budaya adiluhung."Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan generasi muda tentang pusaka sesuai perspektif seni dan olah karsa, olah karya. Bukan dari sisi magis," tandasnya.
Acara sarasehan dan pameran pusaka dengan tema "Menempa Rasa untuk Nusantara di Bhumi Romo Toendjoengseto itu akan digelar selama tiga hari. Yakni mulai 27 hingga 29 September 2019. Acara ini akan berlangsung mulai pukul 09.00-22.00 WIB. (*)

Mayat Terapung Di Sungai Lukulo, Warga Tanjungsari


KEBUMEN - Sesosok mayat lelaki yang diketemukan di Sungai Lukulo diketahui bernama Nur Sapto Mulyo (25), beralamat DesaTanjungsari Rt 03/ Rw 01 Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen.
Saat itu sesosok mayat lelaki pertama kali diketahui oleh Sri Endah (50) warga Desa Pejagoan Rt 04 Rw 04 Kecamatan Pejagoan, Rabu (25/09).
Awalnya Sri sudah melihat korban sekitar pukul 10.00 Wib sedang mainan air di pinggir Sungai Lukulo, tanpa ada hal yang aneh, namun saat melewati tempat semula pada pukul 14.00 Wib korban sudah dalam posisi mengapung di sungai.
“Saya jam 10.00 Wib sudah melihat korban sedang mainan air di sungai, saya kira tidak ada hal yang aneh, tapi saya pas lewat pinggir sungai lagi pukul 14.00 korban sudah mengapung, lalu saya memberi tahu tetangga saya suruh laporan ke Polisi,” ujar sri saat dimintai keterangan pihak Kepolisian.
Setelah mengetahui kejadian tersebut Sri memberitahu tetangganya Sukirno (49), kemudian melaporkan ke Polsek Pejagoan.
Korban mendapat penanganan dan pemeriksaan dari Polsek Pejagoan dan Inafis Polres Kebumen, tidak diketemukan luka akibat penganiayaan atau tindak pidana lainnya, dan korban dipastikan meninggal dikarenakan tenggelam dalam air sungai.
Saat dikonfirmasi keluarganya menerangkan, Korban mengalami gangguan kejiwaan dan sudah pergi dari hari minggu (22/09) dan belum kembali ke rumah.
“Adik saya sudah pergi dari hari minggu kemarin, pergi tanpa pamit karena memang mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Tamsul Maarif kakak korban.
Selanjutnya atas permintaan keluarga, terhadap jasad korban tidak dilakukan otopsi dan langsung diantarkan ke rumah duka di Desa Tanjungsari Rt 03 Rw 01 Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen oleh SPKT Polsek Pejagoan beserta Inafis Polres Kebumen.(*)


Sabtu, 21 September 2019

Hingga Agustus 2019 Sudah 1456 Perceraian di Kebumen




KEBUMEN (beritagombongofficial) - Selama periode mulai Januari hingga Agustus 2019, sedikitnya ada 1.456 perceraian di Kabupaten Kebumen. Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Kebumen mencatat angka perceraian terus mengalami kenaikan sejak 2017 lalu.

Panitera PA Kabupaten Kebumen Mardiyah Hayati menyebutkan, sesuai perkara tingkat pertama yang diputus pada 2017 cerai gugat ada sebanyak 1.976 kasus. Sedangkan 2018 terdapat 2.074 kasus yang diputus, jumlah cerai gugat pada setiap tahun berada di atas cerai talak atau yang diajukan oleh pihak suami. “Dari 2017 mengalami kenaikan walaupun tidak signifikan, rata-rata yang mengajukan dari perempuan,” jelasnya, Jumat (20/9).

Mardiyah menambahkan, sejumlah faktor membuat pasangan suami istri mengajukan cerai salah satunya karena faktor ekonomi, sehingga seorang istri kemudian mengajukan cerai gugat. Faktor penyebab lain yakni didominasi kasus perselingkuhan, pertengkaran rumah tangga, dan meninggalkan salah satu pihak. “Dominan faktor ekonomi dalam kasus perceraian ini. Ada juga karena perselingkuhan, sehingga seorang istri kemudian mengajukan cerai gugat ke pengadilan,” katanya.

Lanjut Mardiyah, dirinya menyayangkan maraknya kasus perceraian dari tahun ke tahun, namun pihaknya juga tidak bisa menolak setiap kali ada perkara yang masuk. Meski demikian, mediasi antara kedua belah pihak sering dilakukan agar mengurungkan niat yang berakhir dengan perceraian. “Kami terus berupaya untuk memediasi agar memilih dirajut kembali hubungan baik, dicari solusi yang tidak selalu ke perceraian. Kami sesungguhnya menyayangkan tingginya angka cerai,” jelasnya.

Adapun jumlah cerai talak yang diajukan pihak pria pada 2018 sebanyak 694 atau tidak ada separuh lebih dari jumlah cerai gugat. Mardiyah tidak dapat memprediksi jumlah perceraian hingga akhir tahun 2019 mengalami kenaikan atau bahkan turun. “Tidak tahu juga ya, karena itu kan urusan rumah tangga. Tapi kalau dihitung sama bulan Agustus lebih sedikit tahun lalu ada 1.119 yang diputus,” ujarnya..(*)

Rabu, 18 September 2019

Pengurus PC LP Kebumen pimpin Upacara Harlah LP Ma’arif NU ke 90 di SMK Madugo

GOMBONG (beritagombongofficial.com) – Upacara peringatan Hari Lahir Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) ke 90 yang di selenggarakan serentak di seluruh Indonesia tak terkecuali di Gombong Kabupaten Kebumen, seperti upacara dalam rangka memperingati Harlah LP Ma’arif NU ke 90 tahun 2019 yang dilaksankan di Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (19/9/2019) pagi.
Upacara peringatan Harlah LP Ma’arif NU ke 90 ini di hadiri oleh seluruh warga sekolah SMK Ma’arif 2 Gombong sebagai bentuk rasa memiliki sekaligus ikhtiar untuk membesarkan nama keluarga besar pendidikan warga nahdliyyin dalam wadah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama.
Drs. H. Muhtar Saefudin, M.Ag selaku pembina upacara yang sekaligus Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong dalam amanatnya, mengatakan, bahwa sesuai arahan dari Pengurus Pusat LP Ma’arif  NU, segenap seluruh keluarga besar Ma’arif  NU di seluruh penjuru Nusantara dari Sabang sampai Merauke, baik PW, PC, MWC hingga satuan pendidikannya untuk memeriahkannya berkenaan dengan hari lahir Lembaga Pendidikan Ma’arif NU pada tanggal 19 September 2019
“Pimpinan Pusat LP Ma’arif NU menginstruksikan kepada seluruh jajaran LP Ma’arif NU di tingkat wilayah dan daerah. Dalam edaran yang ditandatangani Ketua LP Ma’arif NU H Arifin Junaidi dan Sekretaris Harianto Ogie, disebutkan instruksi juga berlaku untuk satuan pendidikan di lingkungan NU.” paparnya membacakan teks sambutan Ketua LP Ma’arif NU Pusat.
Muhtar membacakan Instruksi pertama, melaksanakan upacara bendera di satuan pendidikan masing-masing, kemudian kedua, setiap satuan pendidikan agar melaksanan kegiatan dalam rangka merayakan hari lahir LP Ma’arif NU.
LP Ma’arif NU pada tahun ini, tambah Muhtar, genap berusia 90 tahun, terhitung sejak disahkannya pada Muktamar keempat NU di Semarang tahun 1929. “Adapun tema harlah ke-90 LP Ma’arif NU adalah  Menuju Indonesia Unggul, LP Ma’arif NU Menyiapkan Generasi Emas 2026.” jelasnya yang juga pengurus LP Ma’arif NU Kebumen itu.
Dalam lima tahun terakhir, LP Ma’arif NU telah melakukan sejumlah kegiatan yang memberikan gairah baru. Pertama, menghidupkan satuan pendidikan. “Sejauh ini LP Ma’arif NU telah menyuntikkan energi positif pada setiap pengelola satua pendidikan NU untuk segera menata dan bangkit kembali untuk meraih hari esok yang lebih ceria,” ungkap ketua LP Ma’arif NU, H Arifin Junaidi melalui Muhtar
Kedua, sekolah internasional. Dalam lima tahun terakhir LP Ma’arif NU mampu mendorong pada guru dan pengelola pendidikan untuk membuka kelas-kelas internasional. Kelas ini telah tumbuh beberapa sekolah dan madrasah bertaraf internasional.
“Perkembangan positif ini terjadi di sejumlah kota besar seperti Surabaya, Semarang, dan lainnya, yang disambut positif oleh masyarakat. Sekolah dan madrasah tidak pernah sepi dari peminat dan tidak kalah menarik dibanding sekolah/madrasah negeri,” paparnya
Ketiga, penguatan karakter dan ideologi Aswaja. LP Ma’arif NU dalam lima tahun terakhir telah berperan penting dalam penguatan karakter dan penanaman ideologi. Hal ini dilakukan melalui gerakan pramuka baik tingkat penggalang maupun wirakarya.
“Perkemahan Pramuka Ma’arif NU yang dilakukan dua tahun sekali berperan dalam penanaman ideologi Aswaja. Dalam kemah ini ribuan siswa hadir menjadi peserta dan penggiat pramuka yang setia pada Aswa dan Pancasila,” paparnya.
Keempat, lanjut Muhtar, pusat pelatihan. LP Ma’arif NU merencanakan dalam satu tahun ini untuk membangun pusat pelatihan (LP Ma’arif NU Training Center). Pusat pelatihan direncakan akan dibangun di Jakarta sebagai tempat pelatihan para guru dan tenaga kependidikan Ma’arif NU.
Semua kegiatan LP Ma’arif NU muaranya satu, pembentukan generasi unggul sebagaimana cita-cita pemerintah atau dalam konteks LP Ma’arif NU disebut generasi emas. Penciptaan generasi emas ini ditargetkan pada saat NU berulang ke-100 tahun pada tahun 2026.
“Sejumlah langkah yang dilakukan LP Ma’arif NU yakin bahwa kita sedang menuai hasil di tahun 2026, lahirnya generasi emas. Akhirnya, selamat ulang tahun ke-90 LP Ma’arif NU. Mari rayakan hari ulang tahun LP Ma’arif NU dengan karya-karya nyata dan program-program unggulan menuju generasi emas 2026, sehingga anak-anak harus tahu sejarah lahirnya sekaligus kerja nyata yang ditorehkan LP Ma’arif Nu” tegasnya. (sfd)

Senin, 16 September 2019

Makesta IPNU-IPPNU Gombong Bertekad Lahirkan Kader Aswaja



GOMBONG (beritagombongofficial) – Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) selama dua hari Sabtu-Minggu, (14-15/9) kemarin. Kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 64 pelajar putra dan putri di Keamatan Gombong

Acara yang digelar di Kompleks Masjid Fatimah Desa Semanding Kecamatan Gombong ini bertujuan membidik peserta menjadi kader IPNU-IPPNU yang berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah.

"Sesuai tema yang kita angkat yaitu terwujudnya kader IPNU-IPPNU yang konsisten mengamalkan nilai-nilai Aswaja, maka kami berharap agar mereka mempunyai karakter Aswaja an-Nahdliyah," kata Ketua Pelaksana Ilham Alamsyah.

Untuk menumbuhkan karakter yang demikian, peserta disuguhi berbagai materi, termasuk materi ke-Aswajaan. Materi ini yang kemudian ditanamkan betul agar peserta memahami Aswaja an-Nahdliyah secara utuh sebagaimana para pendahulu NU.

Ketua Ranting NU Desa Semanding Muhchrojikin kepada beritagombongofficial mengatakan, peserta sangat antusias mengikuti kegiatan hingga rampung. Berbagai materi yang disampaikan berjalan dengan lancar, dan para peserta menyimaknya dengan baik. "Saya berharap peserta Makesta ini menjadi santriwan-santriwati yang handal berhaluan Aswaja dan meniliki landasaan ke-NU-an yang kuat dan cinta NKRI." harapnya.

Hadir pada kesempatan ini dari Kepala Desa Semanding, Ketua Ranting NU Semanding, PC IPNU-IPPNU Kebumen, Pengurus Masjid Al-Fatimah, DKC CBP-KPP Kebumen, PAC GP Ansor Gombong, dan Banser Gombong. (sfd)

Minggu, 15 September 2019

Maksimalkan Potensi Kader, PC IPNU-IPPNU Kebumen Gelar Makesta


Kebumen (beritagombongofficial) - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Kebumen menyelenggarakan acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) di Aula PC NU Kebumen, Jum'at-Sabtu (13-14/09/19) kemarin. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut PC NU Kebumen, PC IPNU-IPPNU Kebumen, PC Ansor Kebumen, PMII Kebumen, Pesmadi (Persatuan Semangat Mahasiswa Adimulyo), dan pembina Gerakan Bejiruyung Bersedekah (GBB).

Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa-mahasiwi IAINU Kebumen dan UMNU Kebumen mengambil tema "Progresivitas Pemuda NU yang Berwawasan Aswaja-Berjiwa Pancasila." Para peserta juga disuguhkan berbagai macam materi diantaranya Aswaja, Ke-NU-an, IPNU-IPPNU, Islam Nusantara, Antropologi Kampus, Keorganisasian, dan Penghantar Paradigma.

Ketua PC IPNU Kebumen Misbahul Munir, S.Pd. melalui Ketua Departemen Kaderisasi Awal Hanifudin, S.Pd. menyatakan bahwa Makesta adalah tahap awal untuk menjadi kader IPNU-IPPNU sesuai dengan PD/PRT.

Awal menambahkan bahwa pentingnya pembelajaran IPNU-IPPNU tentang organisasi dan aqidah Ahlus Sunnah Waljama'ah yang harus diberikan kepada mahasiswa-mahasiswi baru IAINU Kebumen guna untuk membekali dalam berjalannya organisasi dan juga pengabdian di masyatakat.

Pada materi terakhir yang disampaikan oleh Ketua PAC GP Ansor Buayan Muhammad Ma'muri, S.Pd.I. peserta diajak untuk mengulas kembali materi yang telah disampaikan oleh pemateri-sebelumnya dibungkus dengan forum diskusi.

Ma'muri berharap peserta Makesta dapat berfikir kritis dikehidupan sehari hari dibarengi juga dengan aksi nyata serta dapat membagi waktunya dengan bijak antara organisasi, kuliah dan juga bekerja.
Pada akhir acara, salah satu peserta Ngaisah Mutfiah (18) mengatakan kegiatan makesta mampu mewadahi dan mengenalkan pelajar yang masih awam dengan Islam Ahlus Sunnah Waljama'ah An-Nahdliyah. (senar/sfd)

Kecelakaan Maut, Warga Gunung Muji Meninggal di TKP


GOMBONG (beritagombongofficial) - Kecelakaan maut yang melibatkan pengendara roda dua dan roda empat terjadi di Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS) wilayah Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Sabtu (14/09) sore.


Akibat kejadian itu, pengendara roda dua meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara roda empat mengalami luka yang cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sarimun (47) Warga Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan,kepada Wartawan,saat berada di lokasi kejadian mengungkapkan, peristiwa kecelakaan maut itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha Mio J dengan Nopol AA 630 2 MW,dari kartu identitas yang diketemukan, korban meninggal dunia (MD) atas nama Hedi Suwito, warga Gunung mujil RT. 01/02 Kuwarasan, Kebumen. Sementara, kendaraan mobil Pickup Suzuki Futura ST/150 bernopol R 1657 HK atas nama H Arie Murjoko, ST alamat Japan Gayam RT. 02/12, Tambakreja, Cilacap.

"Pengendara motor meninggal dunia di lokasi beberapa saat setelah kejadian. Kalau kronologi pastinya ndak ada yang liat. Tau-tau sudah kejadian dan korban sudah tergeletak semua. Pengendara mobil yang diketahui masih hidup dan terluka parah langsung dilarikan ke PKU Muhammadiyah Petanahan," jelas Sarimun.

Lebih lanjut, Sarimun mengutarakan, dimungkinkan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan karambol yang melibatkan tiga kendaraan, yakni dua mobil dan satu motor. Namun terinformasi, ada satu mobil yang melarikan diri beberapa saat setelah kejadian.

"Motor dari arah timur, mobil dari arah barat satu dari arah timur satu. Informasi yang kabur itu kurang tau, apakah mobil pribadi atau mobil jenis apa. Tapi kalau melihat spion mobil yang tertinggal di lokasi kejadian mobil yang kabur itu diduga kuat juga jenis pickup," ucapnya.

Sarimun menambahkan, pihaknya sudah menghubungi keluarga korban pengendara sepeda motor. Pihak keluarga korban yang MD di lokasi kejadian itu juga sudah menuju ke PKU Muhammdiyah Petanahan.

"Semua korban baik yang meninggal maupun yang masih hidup dilarikan ke PKU Muhammadiyah Petanahan," Jelasnya. (*)

Sesosok Mayat Tanpa Identitas ditemukan Warga Sruweng



KEBUMEN (beritagombongofficial) - Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di saluran irigasi masuk Desa/Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, Sabtu (14/9/2019). Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu mengatakan, mayat diperkirakan berusia 65 tahun dengan ciri-ciri tinggi badan 156 sentimeter, rambut kumel dan beruban. Korban diperkirakan meninggal dua hingga tiga hari yang lalu.

Cipto mengatakan, mayat kali ditemukan Maulud (53), warga sekitar saat melintas sekitar pukul 09.00 WIB. Mayat yang masih berbusana lengkap dengan baju abu-abu motif bunga dan mengenakan kain jarik. "Saat ini korban telah kami bawa ke RSUD Kebumen. Namun identitas korban belum bisa kami identifikasi," jelas Cipto saat dihubungi Sabtu. Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis RSUD Kebumen.

Polisi juga mengamankan barang milik korban diantaranya uang tunai Rp 123.000 yang disimpan di dalam amplop. "Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa menghubungi Polres Kebumen dengan ciri-ciri di atas," ujar Cipto.(*)

P2KP Pemdes Bejiruyung tingkatkan kehidupan masyarakat


SEMPOR (beritagombongofficial.com) - Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor adalah contoh kelompok masyarakat yang mampu memanfaatkan pekarangan rumah dan lingkungan sekitarnya dalam hal penyediaan sumber gizi keluarga secara maksimal.
P2KP) merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan peningkatan diversifikasi pangan, sebagai perwujudan dari Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal, yang ditindaklanjuti oleh Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) merupakan salah satu kunci sukses pembangunan pertanian di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Kepala Desa Bejiruyung Sofingi, S.Pd.I bahwa Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, disamping itu kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan keragaman dan kualitas konsumsi pangan masyarakat agar lebih beragam, bergizi seimbang dan aman guna menunjang hidup sehat, aktif dan produktif. “Alhamdulillah dengan adanya program P2KP, Desa Bejiruyung masyarakatnya mulai tumbuh hidup sehat, aktif dan produktif”, ucapnya
Sofingi menambahkan, secara nasional pelaksanaan P2KP dilaksanakan dalam 3 (tiga) bentuk kegiatan utama diantaranya Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari, Pengembangan Pangan Lokal; serta Promosi dan Sosialisasi P2KP.
“Sasaran Kelompok P2KP dengan memanfaatkan ibu-ibu PKK Desa atau Kelurahan untuk lebih diberdayakan dalam pengelolaan Lahan Pekarangan secara optimal dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan pangan.” Pungkasnya (sfd)

Disperkim Lh Kebumen Sosialisasi Perda Pengelolaan Sampah


SEMPOR (beritagombongofficial.com) - Sejak ditetapkan oleh gubernur pada 27 Februari 2013, peraturan daerah tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenisnya terus gencar disosialisasikan. Mengambil momentum Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, Dinas Perkim Lh Kebupaten kebumen Kasi Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Sosialisasi pengelolaan limbah rumah tangga dan pemanfaatan limbah plastik.
Pada Kamis (12/9) kemarin, sosialisasi diadakan dengan sasaran warga desa Bejiruyung Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen. Acara dihadiri narasumber Jogjakarta Bapak Bimo dan Bapak Cahyo, Bapak Wismadi serta segenap pengurus Bank Sampah Bersahaja Desa Bejiruyung.
Sambudi mengatakan, salah satu inti dari perda tersebut adalah tentang peran serta masyarakat untuk mengelola sampah dalam skala rumah tangga. " jangan mencari keuntungannya tapi apa manfaatnya dalam pengelolaan sampah.” Ujarnya.
Tidak hanya memilah sampah sendiri, masyarakat juga diajak untuk meminimalkan produk sampah bahkan mampu mendaur ulang limbah rumah tangga. Salah satu contoh langkah sederhananya dengan mengurangi penggunaan sedotan dan gelas plastik.
Bimo menambahkan, peraturan yang dibuat oleh pemerintah itu bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, dan kualitas lingkungan hidup, serta menjadikan sampah sebagai sumber daya. Sesuai aturan perundangan, konsep pengelolaan sampah adalah 3R yakni membatasi (reduce), guna ulang (reuse), dan daur ulang (recycle). 
"Paradigma masyarakat perlu diubah. Jika dulunya sampah dibuang, sekarang dipilah dan dipakai ulang menjadi uang," paparnya.
Kepala Desa Bejiruyung Sofingi, S.Pd.I mengatakan pihaknya berharap bahwa dari sosialisasi tersebut selain menambah ilmu, kedepannya desanya akan bisa menjadi desa yang bersih dan bersahaja dengan kepedulian masyarakat bersama.
“saya yakin semangat masyarakat untuk peduli menjaga lingkungan dan bisa mengelola sampah yang produktif serta menambah pendapatan ibu rumah tangga untuk beli Uyah atau Garam.," ujar kades yang mendapat juara 1 lomba pelaksana terbaik gotong royong masyarakat tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 itu. (sfd)

Kamis, 12 September 2019

Personil Polres Kebumen Gelar Sholat Ghoib


KEBUMEN (beritagombongofficial) - Aparat Kepolisian Resor Kebumen melakukan sholat gaib guna mengirim doa atas wafatnya Presiden ke-3 Republik Indoensia, Bacharuddin Jusuf Habibie.

Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9), pada pukul 18.05 WIB. Habibie meninggal di usia 83 tahun.

“Salat ghoib ini sebagai bentuk penghormatan kami, Polres Kebumen kepada beliau BJ Habibie. Beliau adalah sosok tokoh nasional yang karismatik dan menjadi panutan bagi kita,” kata Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, Kamis (12/09/2019).

Kegiatan sholat gaib tersebut diikuti seluruh personel Polres Kebumen setelah apel pagi di masjid Assara Polres Kebumen.

Setelah sholat gaib digelar, lalu dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Kanit Bintibmas Aiptu Abdul Kanan. Seluruh anggota Polres Kebumen mendoakan agar amal dan ibadah almarhum di terima oleh Allah SWT.

Kapolres menambahkan dari sosok BJ Habibie banyak hal yang bisa dijadikan panutan. Beliau bukan hanya sosok pemimpin yang karismatik, namun juga sosok suami yang romantis dan bertanggung jawab.

Kisah cinta BJ Habibie dan sang istri pernah dijadikan sebuah film berjudul Ainun dan Habibie. “Kami keluarga besar Polres Kebumen turut berduka cita atas wafatnya BJ Habibie. Semoga almarhum BJ Habibie diterima di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan husnul khotimah. Aamiin,” kata Kapolres.

Habibie meninggal dunia, Ia meninggalkan dua orang anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia pada 2010 di Jerman. (*-36)

Selasa, 10 September 2019

7 Sekolah Adiwiyata di Kebumen Raih Penghargaan Dari Pemprov Jateng

KEBUMEN (beritagombongofficial) - Perkembangan sekolah adiwiyata (berwawasan lingkungan) di Kabupaten Kebumen cukup menggembirakan, pasalnya setelah tahun2 sebelumnya meraih beberapa penghargaan sekolah adiwiyata baik tingkat provinsi maupun nasional, tahun 2019 ini Kebumen kembali meraih 7 penghargaan sekolah adiwiyata tingkat provinsi Jawa Tengah.
Tercatat ada 7 sekolah yang diundang untuk menerima penghargaan, mulai dari tingkat SD hingga SLTA. dari tingkat Seklah Dasar (SD) yang dinyatakan layak mendapat penghargaan tersebut yaitu SDN 1 Karangduwur Kec Petanahan dan SDN 1 Pejagoan kec Pejagoan. kemudian untuk tingkat SMP ada 3 yaitu SMP N 1 Karangsambung, SMPN 1 Poncowarno dan SMP N 1 Sruweng. Sedangkan tingkat SLTA yaitu SMAN 1 Klirong dan MAN 1 Kebumen.
Menurut sumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kebumen saat di konfirmasi Berita Gombong Official menjelaskan,Penyerahan penghargaan akan dilaksanakan pada hari Jumat (13/9) di aula Sasana Widya Praja BPSDM Semarang.
Ada satu hal yang menarik dalam surat undangan yang dikirim, yaitu para tamu dipesan untuk membawa botol air minum sendiri karena panitia tidak menyediakan air minum dalam kemasan. Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik sebagaimana yang diajarkan dalam sekolah adiwiyata.
Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Kabupaten Kebumen Berharap,semoga dengan semangat dan kerjasama seluruh warga sekolah dan dinas terkait, kedepan akan semakin banyak lagi sekolah adiwiyata di Kabupaten Kebumen. (*)

Sudah 3 Tahun Keberadaan Mpm Hadir di Masjid


GOMBONG (beritagombongofficial) - Muslim Peduli Masjid (MPM) tepat 9 September 2019 adalah hari jadi di tahun yang ke 3, dimana pada 9 September 2016,MPM pertama kali mengadakan kegiatannya di Masjid Pancasila Tunjung Seto, Sempor.
Mundir Hasan sebagai Koordinator sekaligus pendiri MPM, menjelaskan awalnya lahir MPM pada hari Jumat, agenda pertamanya berawal hanya 8 orang,"Kami pertama muncul 8 Orang di Masjid Pancasila Tunjung seto,Alhamdulillah hingga sekarang tetap exsis bahkan terus bertambah anggota dan Masjid yang kita kunjungi" Jelasnya saat di konfirmasi Berita Gombong Official di kantor sekretariat MPM, Selasa (10/9) kemarin.
Setelah 3 tahun berjalan MPM kini beranggotakan hampir 50 orang relawan serta sarana pendukungnya pun makin komplit,bahkan kegiatan MPM didukung oleh para Donatur, bukan hanya sabun, sikat, alat pel, sapu namun kini MPM mempunyai mobil operasional,genset,empat tangga alumunium,dua vaacum cleaner.
Mundir menambahkan, MPM bahkan sudah bekerja sama dengan Pondok Pesantren untuk membersihkan lingkungan Pondok dari mulai toilet, halaman, hingga ruang kegiatan mengaji, Dirinya berharap kedepan MPM agar bisa lebih bermanfaat kehadiraannya bagi Masjid di seluruh Kabupaten Kebumen, "Insya Alloh, kedepan Kami akan terus lakukan, bahkan ke seluruh Masjid di Kabupaten Kebumen" Imbuhnya. (rjl)

Pemkab Kebumen Gelar Puncak Haornas Ke 36


KEBUMEN (beritagombongofficial) - Pemkab Kebumen menggelar upacara puncak Hari Olahraga Nasional yang ke-36 tahun 2019 di halaman Setda Kebumen, Senin (9/9) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz.
Hadir pada acara tersebut Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen.
Haornas tahun 2019 mengusung tema besar “Ayo Olahraga, Dimana saja, Kapan saja”. Tema ini mengandung makna bahwa olahraga itu mudah karena dapat dilakukan dimana dan kapan saja, menjadi penting agar masyarakat tidak terpaku bahwa olahraga hanya dapat dilakukan di fasilitas olahraga yang tersedia.
"Pembangunan didalam olahraga adalah tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani. Dengan sehat rohani kita berarti telah mendukung kebijakan bapak presiden tentang Revolusi Mental, serta SDM Unggul Indonesia Maju," kata Bupati Kebumen membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
Selanjutnya untuk optimalisasi pemassalan dan pembudayaan olahraga, sesuai Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ditindaklanjuti dengan Peraturan Menpora RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga.
"Kita sama-sama laksanakan gerakan olahraga secara masif dan meluas di semua lapisan masyarakat," ujarnya.
Semangat mengajak semua lapisan masyarakat untuk melakukan olahraga secara rutin dan secara teratur. Baik pelajar, masyarakat, pekerja/ karyawan, dan semuanya, bahkan warga binaan yang ada di Lembaga Permasyarakatan.
Menurutnya, 0lahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. Permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah. Maka dengan Gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut.
"Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus, terutama adik-adik pelajar kita, maka memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas nasional dan dunia di masa selanjutnya," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba dalam rangka Haornas di Kebumen. (*)

Kapolsek Pimpin Upacara Ponpes Al Kamal

KUWARASAN (beritagombongofficial) - Kapolsek Kuwarasan Iptu Marheni berkesempatan menjadi Irup di MTS Nurrurohmah Ponpes Alkamal DesaTambaksari Kuwarasan Kabupaten Kebumen pada, Senin (09/09/2019).
Upacara bendera tersebut diikuti oleh seluruh siswa siswi MTS Nurruhrohmah Ponpes Alkamal bersama seluruh guru dan karyawan.
Kapolsek Kuwarasan Iptu Marheni dalam sambutannya berpesan kepada para siswa dan siswi untuk selalu mentaati tata tertib berlalu lintas, hindari bahaya narkoba, dan taat kepada bapak maupun ibu guru yang selalu membimbing juga kedua orang tua dirumah.
“Sebagai pemuda penerus bangsa, saya berpesan kepada adik-adik agar selalu tertib berlalu lintas, hindari Narkoba, dan hormati orang tua dan guru,” ujar Kapolsek Kuwarasan
Kapolsek juga mengajak agar menjaga kerukunan persatuan dan kesatuan sesama teman agar selalu berhubungan baik disekolah maupun dilingkungan tempat tinggalnya, juga tidak boleh berbuat kenakalan apalagi dalam bentuk kejahatan.
Kepala Sekolah MTS Nurruhrohmah Ponpes Alkamal Bapak Nur Ahmad Zaini mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepolisian khususnya Polsek Kuwarasan yang telah bersedia menjadi pembina upacara dan memberikan pembinaan maupun arahan kepada anak didiknya.
“Mudah-mudahan pesan yang disampaikan Kapolsek Kuwarasan bermanfaat dan berguna bagi siswa siswi untuk menyongsong masa depan yang berguna bagi Agama, Bangsa, dan Negara,” ujar Nur Ahmad Zaini.(*)

Pemprov Jateng Kucurkan 1 Miliar, Atas Prestasi Kecamatan Adimulyo


KEBUMEN (beritagombongofficial) - Atas dasar sejumlah prestasi yang diraih dalam berbagai lomba tingkat Kabupaten Kebumen dan Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kecamatan Adimulyo Kebumen mendapatkan bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp 1 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
"Dalam setahun terakhir ini, dari 45 jenis lomba yang kami ikuti, berhasil diperoleh prestasi sebagai juara 1 sebanyak 36 kali, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Paling akhir, juara 1 tingkat Jawa Tengah dalam Festival Desa Wisata Jawa Tengah 2019 dan Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam Bergizi Sehat dan Aman) Jawa Tengah 2019. Karenanya, kami ditunjuk maju ke tingkat nasional dalam dua lomba itu," beber Sekretaris Kantor Kecamatan Adimulyo Kebumen, Puji Lestari MPa, di ruang kerjanya, Senin (09/09).
Menurut Puji, dengan berbagai prestasi Adimulyo tersebut mendorong Pemprov Jawa Tengah memberikan apresiasi berupa bankeu Rp 1 miliar dari APBD Jawa Tengah 2020.
"Saat rapat proses penganggarannya kami diminta Pemprov Jawa Tengah untuk memaparkan langsung berbagai tahapan untuk meraih prestasi itu. Kebetulan, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Ganjar Pranowo. Akhirnya kami pun diputuskan mendapatkan bantuan keuangan tersebut di 2020 mendatang," papar Puji.
Dalam kesempatan itu Gubernur Ganjar juga meminta sejumlah kecamatan di Jawa Tengah agar meniru berbagai langkah Adimulyo, yaitu dengan berkunjung langsung ke Adimulyo.
Menurut Puji, selain selalu mendorong warga Adimulyo untuk kreatif dan kompetitif, Pemerintah Kecamatan Adimulyo yang selalu mengajak musyawarah warga dalam berbagai pengambilan keputusan. Langkah-langkah itu diminta Pemprov Jawa Tengah agar ditularkan kepada para tamu studi banding tersebut. (*)

Kebakaran Lahan Perhutani, Nyaris Merambat Permukiman



KARANGANYAR (beritagombongofficial) - Kebakaran melanda kawasan hutan milik Perhutani di lereng Objek Wisata Pesona Kayangan Dukuh Purwosari, Desa Tutukan, Kecamatan Karanggayam, Senin (09/09) kemarin. Lahan seluas sekitar 3 hektar yang berisi tanaman liar dan semak belukar hangus terbakar sempat mengancam area pohon pinus dan pemukiman warga.
Menurut Bako Humas BPBD Kebumen, Hero Purwoto, peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh pihak pengelola Objek Wisata Persona Kayangan, sekitar pukul 15.10 WIB. Mendapati kondisi api yang terus membesar, pihak pengelola objek wisata melaporkan ke pemerintah desa dan diteruskan ke pihak Perhutani. Sedangkan yang melihat kebakaran juga melaporkannya ke Pusdalops BPBD Kebumen.
Sekitar pukul 17.00 WIB, pihak Perhutani menerjunkan 6 orang stafnya ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman dan melokalisir api dengan alat sederhana. Sedangkan BPBD Kebumen menerjunkan tim assesment ke lokasi kebakaran.
Untuk mempercepat upaya pemadaman, tim pemadam Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) diterjunkan ke lokasi lengkap dengan peralatan dan satu unit mobil tangki air.
"Bersama personel perhutani, pengelola wisata, Pemdes dan warga akhirnya kita berhasil melokalisir dan memadamkan api pada sekira pukul 19.00 WIB," katanya.
Sementara itu, lokasi kebakaran sendiri berbatasan dengan obwis pesona kayangan dan berjarak dengan sekitar 500 meter dari pemukiman penduduk. Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut. Pihak BPBD mengimbau agar warga di sekitar kawasan Perhutani tidak sembarangan membakar lahan dan jika membakar sampah sebaiknya ditunggui smp api padam (*)

Minggu, 08 September 2019

31 Anak Yatim Argopeni Dapat Santunan


AYAH (beritagombongofficial) - Wajah-wajah ceria terlihat saat 31 anak Desa Argopeni Kecamatan Ayah saat mendapat santunan dari Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Minggu (8/9/2019). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan dan diselenggarakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyyah dan 10 Muharrom 1441 H.

Kali ini, mengambil tema “Kita persiapkan generasi yang militan dan berahlaqul karimah dalam menghadapi  tantangan zaman”.
  
Hadir pada acara itu, Anggota DPRD Kebumen Basir, Camat Ayah, Kades Argopeni, dan Ketua Tanfidiah NU Ranting Argopeni. Dalam kesempatan yagn sama, juga digelar pengajian Akbar Pemuda Anshor di lapangan desa setempat, yang kali ini menghadirkan  penceramah dari KH Gus Nasrullah dari Jetis Kutosari Kecamatan Kebumen.

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan kemarin. Baik kepada panitia maupun kepada peserta yang hadir di lapangan ini. "Kegiatan ini bisa menjadi salah satu sarana pemuda untuk menuntut ilmu keagamaan, penguatan akidah, dan dakwah Islam rahmatan lil a’lamin," ungkapnya.

Wabup Arif mewanti-wanti, agar para pemuda Ansor dapat bermanfaat bagi sesama, sekaligus menjadi penggerak ekonomi di daerahnya.  Menurutnya, kontribusi tersebut sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Kebumen yang lebih sejahtera. "Saya yakin bahwa GP Ansor juga mampu untuk mengentaskan kemiskinan, dan pendidikan," tegas Wabup.  (*)

Peduli Lingkungan, Karyawan MPS Sempor gelar Bakti Sosial


SEMPOR (beritagombongofficial) - Banyaknya permasalahan lingkungan yang perlu ditanggapi pada musim kemarau saat ini,seperti banyaknya sampah yang berada di saluran irigasi,juga sampah yang berceceran disekitaran jalan raya, membuat kepedulian para karyawan PT.Mitra Prasmitha Selaras (MPS) Sempor mengadakan kegiatan Bakti Sosial Kebersihan Lingkungan.
Aksi nyata kerja bakti sosial ini dilakukan di lokasi Desa Jatinegara Kecamatan Sempor yang terdampak sampah serta membersihkan sampah yang berserakan di sekitaran jalan jalur utama Sempor-Gombong. Sabtu pagi, (7 /9/2019). Kegiatan tersebut salah satunya dengan membersihkan saluran irigasi yang kotor.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh karyawan PT. MPS Sempor, Mereka yang berjumlah ratusan dengan membawa alat kebersihan bergerak membersihkan sampah,serta puing puing pohon yang berserakan dari mulai kawasan pabrik,kemudian saluran irigasi hinnga seputaran jalan raya Sempor.
Menurut Hari Sutopo,seorang Supervisor di PT MPS Sempor, menjelaskan kegiatan sosial tersebut bentuk kepedulian terhadap lingkungan,"Kami seluruh Karyawan memang mengadakan kegiatan ini sebagai upaya turut menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat,baik di kawasan maupun sekitaran pabrik" jelasnya saat di konfirmasi Berita Gombong Official, Sabtu (7/9).
Kegiatan ini juga disambut baik oleh para Karyawan PT.MPS Sempor,bahkan sangat mendukung kegiatan tersebut yang diselenggarakan pihak perusahaan,"Saya dan teman-teman turut mendukung kegiatan ini demi lingkungan yang sehat dan bersih di lingkungan sekitar pabrik" Jelas Istie, salah seorang karyawan yang juga ikut pada kegiatan peduli lingkungan PT. MPS Sempor. (*)

Bulan Dana PMI, Warga Gombong dapat Penghargaan



KEBUMEN (beritagombongofficial) - Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz melaunching Bulan Dana PMI Tahun 2019 di Aula PMI Kabupaten Kebumen, pada Jum’at pekan kemarin (6/9).

Pada kesempatan itu pula, Bupati Kebumen memberikan penghargaan dari Presiden bagi pendonor yang sudah mencapai 100 kali donor.

Empat orang yang mendapat piagam tersebut,adalah Rohadi warga RT Desa Kutosari Kecamatan Kebumen, Sofan (64) warga Desa Klopogodo Kecamatan Gombong, Kuswanto, dan Sugeng Haryono warga Jalan Pahlawan Kebumen.

Mengenai Bulan Dana PMI, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Kebumen akan mengupayakan untuk membantu pengumpulan dana dari sisi ASN.

Menurut Bupati, keberadaan PMI berperan penting dalam bidang kepalangmerahan di Kabupaten Kebumen. Bupati juga berharap, PMI dapat melakukan inovasi dalam mendukung Kebumen yang masuk 15 kabupaten/kota se Indonesia yang berinovasi. "Selain melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya, PMI juga harus mampu mendukung inovasi," katanya.(*)

Anak Petani Jadi Lulusan Terbaik, Pendidikan Prajurit Tamtama


GOMBONG (beritagombongofficial) - Sebanyak 261 calon prajurit Tamtama TNI AD secara resmi dilantik menjadi Prajurit Dua oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, pada kegiatan upacara penutupan pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I tahun 2019.
Kegiatan berlangsung di lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro Gombong, Sabtu 07 September 2019.
Hadir dalam pelantikan tersebut tersebut, Komandan Secata Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf. M.I Muchtar M yang sekaligus bertindak sebagai komandan upacara. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH, Dandim 0709 Letkol Inf. Zamril Philliang, Kasat PolPP Kebumen R. Agung Pambudi, S.IP, M.Si, Kabag Sumda Polres Kebumen Kompol Yuliono, Forkopimcam Gombong dan General Manager Benteng Van Der Wijck Gombong Herwin Kunadi.
Tampil sebagai lulusan terbaik pada pendidikan Pertama TNI AD Gelombang I tahun 2019 Bondan Sri Kuncoro yang merupakan putra petani asal Boyolali, dirinya berhak atas piagam dan medali yang diberikan oleh Kasdam IV/Diponegoro dalam acara tersebut. Sedangkan peringkat ke II diraih oleh Diemas Weda putra wirawasta dari Banyumas, dan peringkat ke III diraih Anan Gufron putra petani dari Kendal.
Dalam amanatnya, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa menyampaikan, bahwa dengan selesainya pendidikan ini bukan berarti perjuangan sudah selesai, akan tetapi justru perjalanan karier sebagai prajurit tni baru dimulai. “Berbagai ilmu dan pelatihan yang telah diajarkan selama pendidikan pertama ini, merupakan tahap dasar, yang artinya masih perlu menerima pembekalan yang bersifat lanjutan. Maka dari itu, setelah pendidikan para perajurit baru akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing. Jangan lengah, persiapkan fisik dan mental serta kesehatan masing-masing guna mengikuti pendidikan selanjutnya,” ujar Kasdam.
Usai upacara, guna memperlihatkan kesiapan para perajurit sebelum melakukan tugasnya. Dalam kegiatan tersebut, juga di pertunjukan penampilan dari para perajurit, melalui atraksi ketangkasan beladiri yogmodo dan kolone senapan.(*)