Selasa, 15 Oktober 2019

Pemkab Kebut Bangun Embung Pengendali Banjir


KEBUMEN (beritagombongofficial) - Sebuah embung yang berfungsi utama sebagai pengendali banjir berlokasi di Desa Sidomukti Kecamatan Kuwarasan Kebumen, proses pembangunannya sedang dirampungkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen.
"Sampai hari ini proses pembangunannya sudah mencapai 23 %. Direncanakan selesai keseluruhannya pada 9 Desember 2019 mendatang," ungkap Kasi Air Baku Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Fajar Rahmanto ST di ruang kerjanya, Selasa (15/10/2019).

Embung senilai Rp 805 juta tersebut merupakan embung di dataran rendah pertama yang dibangun di Kebumen. Fungsi utamanya adalah sebagai pengendali banjir, mengingat letak geografis Sidomukti yang berada di kawasan daratan berbentuk cekung dan selama ini langganan dilanda banjir di musim penghujan.

"Juga, kerap terkena dampak arus balik air laut atau rob yang berasal dari muara Sungai Jatinegara. Karena itu, warga meminta agar dibuatkan sebuah telaga yang bisa menampung volume air hujan yang berlebihan dan mengendalikan air rob tersebut," ujar Fajar.

Dengan fungsinya sebagai pengendali banjir, maka agar fungsi tersebut efektif bangunan embung dialokasikan di salah satu bagian saluran drainase yang berdekatan dengan alur sungai. Di bagian drainase itu kemudian diperlebar dari 1 meter menjadi 25 meter, sedangkan panjang drainase yang digunakan sebagai panjang embung mencapai 120 meter, serta kedalaman embung sekitar 4 meter sampai 5 meter.

"Pada bagian dasarnya tak diberi pelapis kedap air, agar saat debit air sedang tinggi maka airnya sebagian bisa meresap ke dalam tanah. Selain itu, dibuat pula dua pintu air sebagai pengendali volume air hujan maupun air rob,"
papar Fajar.

Kapasitas Embung Sidomukti tersebut menurut Fajar nantinya akan bisa mengurangi volume banjir yang sering terjadi di Sidomukti. Diperkirakan, volume banjir bisa berkurang hingga 50 % dari banjir yang kerap terjadi di desa tersebut. (*)

0 komentar:

Posting Komentar