Selasa, 26 November 2019

KASUS HIV AIDS CUKUP SIGNIFIKAN 1.308 HINGGA OKTOBER


KEBUMEN - Jumlah kasus HIV AIDS di Kabupaten Kebumen cukup signifikan. Hingga Oktober 2019 telah ditemukan sekitar 1.308 kasus di seluruh wilayah Kebumen. Namun demikian, yang tidak kalah penting bahwa masih terdapat ratusan kasus yang belum teridentifikasi.


Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH meminta setiap OPD, kecamatan maupun UPT untuk serius menjalankan program penanggulangan HIV AIDS. Salah satunya yaitu memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang HIV AIDS dan mendukung program penanggulangannya sebagai upaya mencegah penularan karena ketidaktahuan. "Lindungi masyarakat yang masih sehat karena pencegahan lebih penting dan efekti. Tentunya tanpa meninggalkan kuratif dan edukasi masyarakat agar tidak melabelkan stigma terhadap ODHA," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr. Y. Rini Kristiani M. Kes mengungkapkan, estimasi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kebumen mencapai 1.771 kasus. Akan tetapi, hingga kini baru 73,8 persen kasus yang sudah tertangani oleh petugas di Kebumen atau sekitar 1.308 kasus. "Sejauh ini baru teridentifikasi 495 kasus HIV, 799 AIDS dengan 432 diantaranya meninggal dunia," katanya saat memberikan paparan Rapat Kerja Penanggulangan HIV AIDS, Selasa (19/11/2019). Rini menjelaskan, belum teridentifikasi seluruhnya estimasi kasus ODHA di Kebumen perlu menjadi kewaspadaan masyarakat.Dimana untuk kasus tersebut belum diberikan obat antivirus yang dapat meningkatkan kerentanan penularan. Sehingga dapat mempercepat over kasus HIV / AIDS di Kebumen. "Paling banyak kasus HIV AIDS ditemukan pada ibu rumah tangga,' tuturnya.

Perilaku hidup tidak sehat, lanjut Rini menjadi faktor dominan dalam penularan HIV AIDS di Kebumen. Untuk itu, Rini berharap masyarakat dapat menerapkan hidup sehat pada diri sendiri dan keluarga. Rini juga berharap, penanganan kasus HIV AIDS juga dapat dipikil bersama bukan saja Dinas Kesehatan.(*)

0 komentar:

Posting Komentar